Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
2
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
3
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
4
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
Nasional
53 menit yang lalu
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Soal Ancaman Keamanan di Paris Tak Mengusik Mental Rizki

Soal Ancaman Keamanan di Paris Tak Mengusik Mental Rizki
Rizki Juniansyah. (instagram rjuniansyah)
Rabu, 10 Juli 2024 17:42 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA – Lifter Indonesia Rizki Juniansyah tidak terpengaruh dengan darurat keamanan yang belakang menghantui perhelatan Olimpiade Paris 2024 yang akan berlangsung dari 26 Juli hingga 11 Agustus 2024. Pasalnya, ancaman teror belakangan ini terus muncul.

Rizki mengatakan bahwa ihwal keamanan sama sekali tidak mengusik mentalnya. Selain itu, ia juga percaya tuan rumah bakal mempersiapkan semuanya dengan baik.

"Saya tidak memikirkan [red-ancaman keamanan] itu. Kami datang ke sana untuk fokus bertanding saja. Saya yakin dengan keamanan tuan rumah," ujar Rizki saat acara pengukuhan Kontingen Indonesia untuk Olimpiade 2024 Paris di Auditorium Kemenpora Senayan, Jakarta, Rabu (10/7/2024).

Masalah keamanan di Prancis masih berada di tingkat ancaman tertinggi sejak Maret lalu, bermula dari aksi teroris ISIS menyerang sebuah gedung konser Rusia yang menewaskan 145 orang.

Aksi teror tersebut pun memaksa Prancis untuk mengatur ulang sistem keamanan mereka. Pasalnya, sebagian besar negara Eropa lain ikut meningkatkan waspada teror sampai tingkat maksimum.

Rencananya, Prancis akan mengerahkan sekitar 20 ribu tentara dan lebih dari 40 ribu polisi untuk mengamankan Olimpiade. Selain itu, mereka juga mendapat dukungan sekitar dua ribu tentara dan polisi dari negara lain. ***

wwwwww