Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
16 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
2
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
23 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
3
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
6
Ringankan Beban Orang Tua, DPRD Pekanbaru Dorong Seluruh Siswa SD dan SMP Dapat Seragam Gratis
Parlemen
19 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, DPRD Pekanbaru Dorong Seluruh Siswa SD dan SMP Dapat Seragam Gratis
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Lolos ke Semifinal, Pelatih Timnas U 17 Prancis Akui Tim Masih Punya Kekurangan

Lolos ke Semifinal, Pelatih Timnas U 17 Prancis Akui Tim Masih Punya Kekurangan
Timnas U 17 Prancis saat mengalahkan Uzbekistan. ( Doc. LOC WCU17/NFL)
Sabtu, 25 November 2023 22:43 WIB
Penulis: Azhari Nasution

SOLO – Pelatih Timnas U 17 Prancis, Jean-Luc Vannuchi, mengakui bahwa timnya masih punya satu permasalahan meskipun berhasil menumbangkan Uzbekistan pada babak perempat final Piala Dunia U-17 2023.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (25/11/2023), Prancis menang dengan skor 1-0 atas Uzbekistan melalui gol tunggal Ismail Bouneb pada menit ke-83.

Padahal, skuat asuhan Jean-Luc Vannuchi terhitung aktif mendominasi permainan dan menciptakan banyak peluang. Namun, dari semua upaya, hanya ada dua tembakan di antaranya yang mengarah ke gawang.

"Sebetulnya akan lebih baik jika kami bisa mencetak gol terlebih dahulu. Hari ini kami memiliki banyak peluang, tapi kami tidak mampu menyelesaikannya dengan baik," kata Vannuchi.

"Yang lebih penting kami bisa menang meskipun hanya 1-0 saja, untuk melaju ke babak berikutnya. Kini, kami hanya tinggal menghadapi satu pertandingan lagi untuk ke final Piala Dunia U-17 2023," ujar dia melanjutkan.

Juru taktik berusia 53 tahun ini juga merasa beruntung bisa memiliki kiper berkualitas, yakni Paul Argney. Selain itu, anak asuhnya yang lain bermain sangat solid dalam menahan gempuran lawan.

“Kami punya penjaga gawang yang sangat baik. Selain itu, kami juga bermain solid serta kompak. Kami menghadapi tim yang bagus hari ini. Uzbekistan sudah memperlihatkan kualitas itu saat berjumpa Spanyol dan Inggris,” katanya.

"Saya pikir kami beruntung bisa mencetak gol terlebih dahulu. Namun, saat mereka melakukan serangan balik, kami akan sulit membendungnya karena Uzbekistan punya pemain-pemain yang bagus," ujar dia.

Pada fase semifinal, Jean-Luc Vannuchi enggan berandai-andai soal lawan yang akan dihadapi. Yang jelas, tim pelatih Prancis U-17 akan langsung terjun untuk memantau pertandingan calon lawan mereka, yakni antara Maroko dan Mali.

"Saya tidak tahu siapa yang harus dipilih untuk semifinal. Sebab, Mali dan Maroko adalah tim yang sama-sama berkualitas. Saya sebetulnya masih buta dengan peta kekuatan Maroko dan Mali karena belum pernah melihat kekuatan mereka," ujarnya. ***

wwwwww