Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
20 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
20 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
4
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
5
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
23 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
6
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
10 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Bidik Tambah Kuota Atlet di Paris, NOC Indonesia Minta Federasi Nasional Cermat Hadapi Turnamen Kualifikasi

Bidik Tambah Kuota Atlet di Paris, NOC Indonesia Minta Federasi Nasional Cermat Hadapi Turnamen Kualifikasi
Ketua NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari. (NOC Indonesia)
Minggu, 19 November 2023 20:54 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) optimistis Kontingen Indonesia dapat menjawab tantangan untuk dapat mengirim lebih banyak atlet yang akan tampil di Olimpiade 2024 Paris.

Ketua NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari mengatakan ambisi tersebut terjaga mengingat kualifikasi Olimpiade masih terbuka hingga akhir Juni 2024. Okto – sapaan Raja Sapta – meminta federasi nasional dapat lebih mencermati turnamen-turnamen single event yang masuk dalam kalender kualifikasi Olimpiade Paris.

“Saat ini Tim Indonesia sudah memiliki lima atlet yang dipastikan lolos kualifikasi Olimpiade Paris. Angka ini berpotensi bertambah karena waktu tersisa masih tujuh bulan lagi. Tapi bukan berarti kita bersantai diri, karena persaingan mendapatkan tiket juga akan semakin ketat, dan Komite Olimpiade Indonesia meminta agar federasi olahraga nasional (NF) dapat lebih cermat melihat potensi dan peluang yang ada,” kata Okto.

Pada 250 hari menuju Olimpiade Paris, Tim Indonesia telah mengamankan lima tiket tampil di multi-event olahraga empat tahunan paling bergengsi di dunia. Mereka adalah pemanah Arif Dwi Pangestu dan Diananda Choirunisa, pesenam artistic Rifda Irfanalutfi, serta atlet sport climbing Desak Made Rita dan Rahmad Adi Mulyono.

Tambahan tiket, lanjut Okto, bisa didapat dari bulu tangkis, angkat besi, surfing,  balap sepeda, rowing dan beberapa cabang olahraga lain yang saat ini masih berjuang di beberapa turnamen kualifkasi Olimpiade Paris.

“Untuk bulu tangkis, angkat besi, balap sepeda, surfing ada perhitungan poin untuk lolos kualifikasi Olimpiade Paris, dan ini masih berlangsung hingga tahun depan. Bahkan, cabor seperti panahan dan sport climbing masih bisa menambah untuk memenuhi kuota maksimal per negara di Olimpiade, seperti panahan kita bisa mengirimkan maksimal tiga atlet dan sport climbing bisa menambah satu atlet putra dan putri di nomor speed,” ujar Okto.

“Selain itu, hari ini kita juga mendapat kabar gembira karena pebulu tangkis putri kita Gregoria Mariska Tunjung baru saja meraih gelar di Kumamoto Masters di Jepang, dan semoga perolehan poin yang didapat bisa menjaga posisinya di klasemen menuju Paris, dan Komite Olimpiade Indonesia berharap atlet-atlet lainnya tetap menjaga semangat untuk mendapatkan tiket menuju Paris.”

Selain menyoroti persiapan atlet, Okto mengatakan pihaknya sudah mulai menyiapkan berbagai persiapan untuk Tim Indonesia untuk Olimpiade Paris. NOC Indonesia juga telah menjalin komunikasi intensif dengan Kedutaan Prancis di Indonesia.

“Beberapa waktu lalu, NOC Indonesia juga telah bertemu dengan Duta Besar Prancis untuk Indonesia Fabian Fenone dan pada prinsipnya mereka siap membantu persiapan Indonesia agar bisa lebih maksimal menuju Olimpiade Paris,” ujar Okto.

Sebagai informasi, Tim Indonesia mengirimkan 28 atlet+1 alternate athlete di Olimpiade Tokyo. Saat itu, kontingen yang dipimpin Rosan Roeslani membawa pulang 1 medali emas, 1 perak, dan 3 perunggu. ***

wwwwww