Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
24 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
2
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
9 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
3
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
13 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
4
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
9 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
5
Badan Gizi Nasional Buka 953 Layanan Baru, Ibu Hamil di Daerah Tertinggal Jadi Prioritas Utama
Nasional
9 jam yang lalu
Badan Gizi Nasional Buka 953 Layanan Baru, Ibu Hamil di Daerah Tertinggal Jadi Prioritas Utama
6
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Nasional
7 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Home  /  Berita  /  Nasional

Pendukung Prabowo-Gibran Diminta Tak ke KPU, Berikut Alasannya

Pendukung Prabowo-Gibran Diminta Tak ke KPU, Berikut Alasannya
Sufmi Dasco Ahmad (Foto: Adrial Akbar/detikcom)
Senin, 13 November 2023 07:07 WIB
JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka meminta para pendukungnya tidak mendatangi kantor KPU RI saat penetapan capres-cawapres peserta Pemilu 2024 besok. TKN mengatakan ada informasi soal upaya membenturkan pendukung.

"Kami himbau agar pendukung Prabowo-Gibran untuk tidak melakukan aksi masa dukung mendukung di depan KPU RI pada hari Senin tanggal 13 November besok hari," kata Ketua Koordinator Strategis Sufmi Dasco Ahmad di Jakarta Barat, Minggu (12/11/2023).

"Ada dugaan dari informasi yang kami dapat bahwa apabila banyak masa berkumpul maka akan dibenturkan dengan sesama massa yang pro dan kontra, serta akan dibenturkan dengan pihak aparat penegak hukum untuk membuat suasana tidak kondusif," sambungnya.

Dasco mengatakan dirinya mendapatkan informasi akan ada aksi penolakan pasangan Prabowo-Gibran di kantor KPU gara-gara putusan MK. Pihaknya juga mendapatkan informasi akan adanya aksi tandingan dari pendukung.

"Untuk hari Senin besok pada saat penetapan karena banyak beredar di WA grup ada aksi massa, yang pertama meminta KPU untuk tidak menetapkan atau kemudian mencoret paslon Prabowo-Gibran. Nah, dari rencana aksi massa tersebut kemudian beredar di WA grup pendukung Prabowo-Gibran untuk melajukan aksi tandingan," kata dia.

"Sehingga pada hari ini kami mengimbau sekali lagi untuk pendukung Prabowo-Gibran untuk tidak perlu datang ke KPU melakukan aksi tandingan karena tadi ada informasi dan dugaan rentan untuk dibentrokkan massa yang pro dan kontra," imbuhnya.

Dasco menegaskan para pendukung Prabowo-Gibran tidak perlu datang ke Kantor KPU. Sebab, dia menegaskan, pasangan Prabowo-Gibran sudah final dan tidak dapat dibatalkan

"Untuk apa berangkat ke KPU, karena pendaftaran pasangan Prabowo-Gibran sudah final, sudah memenuhi syarat serta tinggal ditetapkan dan tidak ada keputusan lain yang dapat membatalkan pasangan Prabowo-Gibran," tuturnya. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:detik.com
Kategori:Nasional
wwwwww