Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
6
Ratusan Ribu Warga Akses TRC Pekanbaru Aman, Laporan Keamanan dan PJU Paling Banyak Dikeluhkan
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Ratusan Ribu Warga Akses TRC Pekanbaru Aman, Laporan Keamanan dan PJU Paling Banyak Dikeluhkan
Home  /  Berita  /  Kampus

Universitas Negeri Makassar Beraksi dan akan Tes Urine Mahasiswa Pasca Temuan Dugaan Bunker Narkoba

Universitas Negeri Makassar Beraksi dan akan Tes Urine Mahasiswa Pasca Temuan Dugaan Bunker Narkoba
Lokasi penemuan bunker narkoba.
Minggu, 11 Juni 2023 06:31 WIB
MAKASSAR – Sekretariat mahasiswa Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) baru-baru ini menjadi sorotan setelah disegel oleh polisi terkait dugaan bunker narkoba. Dalam menangani situasi ini, birokrat kampus berencana untuk melakukan tes urine kepada mahasiswa.

Wakil Rektor (WR) III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNM Makassar, Prof Andi Muhammad Idkhan menjelaskan, langkah-langkah yang diambil kampus pasca kejadian ini.

"Setelah kejadian yang kami dapatkan ini, pada hari itu juga kita melakukan rapat koordinasi dengan seluruh wakil dekan dan melakukan penyisiran secara tertutup. Karena ditakutkan ada hal-hal yang akan mengganggu kebijakan kami," ujar Prof. Andi dalam pernyataannya kepada media, Sabtu (10/6/2023).

Dalam upaya pemulihan situasi, UNM Makassar juga akan melaksanakan penyelidikan internal. Tujuannya untuk mengungkap siapa pemilik boks yang diduga menjadi bunker narkoba. "Soal oknum pelaku, ini juga yang perlu dipertegas apakah ada oknum yang memang sengaja untuk mencemarkan nama baik Universitas. Itu juga yang akan kami lakukan penyelidikan di kampus. Mudah-mudahan itu kita bisa dapatkan juga, siapa yang melakukan itu," lanjut Prof. Andi.

Berangkat dari hasil penyelidikan awal, diketahui bahwa ruangan yang disegel polisi adalah sekretariat internal Fakultas Bahasa dan Sastra. "Yang diberi garis polisi, itu sekretariat lembaga di Fakultas. Sudah tidak terpakai, itu mulai kosong semenjak pandemi. Sejak itu (ruangan) sudah dikosongkan itu," tambahnya.

Tak hanya itu, Prof. Andi juga mengungkapkan bahwa pihak birokrat kampus berencana untuk melakukan pemeriksaan tes urine kepada mahasiswa. "Nanti kita sampaikan ke pihak rektorat untuk melakukan tes urine kepada mahasiswa. Untuk mengurangi rasa was-was dari mahasiswa," tegasnya.

Penyegelan ruangan sekretariat mahasiswa di FBS UNM Makassar, Jalan Melengkeri Raya, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulsel, dilakukan sebagai bagian dari penyelidikan polisi terhadap peredaran narkoba. Kampus berharap melalui tindakan ini, mereka dapat menegaskan kembali komitmennya terhadap lingkungan belajar yang aman dan kondusif. ***

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:Kampus
wwwwww