Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
15 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
2
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
4
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
Parlemen
5 jam yang lalu
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
5
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
6
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Gelanggang
5 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Home  /  Berita  /  Gelanggang
ASEAN Para Games 2023 Kamboja

Atlet Para Angkat Berat Margono Sumbangkan Dua Emas di Penampilan Perdana

Atlet Para Angkat Berat Margono Sumbangkan Dua Emas di Penampilan Perdana
Atlet Para Angkat Berat Indonesia, Margono dengan dua medali emas ASEAN Para Games 2023 Kamboja. (Foto: Humas Kemenpora)
Senin, 05 Juni 2023 23:21 WIB
Penulis: Azhari Nasution
PHNOM PENH - Atlet para angkat berat putra Margono sukses meraih dua medali emas dari kelas 65 kilogram dan nomor total kelas 65 kilogram. Ditargetkan perak Margono justru sukses raih dua medali emas para angkat berat ASEAN Para Games 2023 Kamboja.

Margono berhasil tampil percaya diri sepanjang pertandingan. Ia berhasil meraih skor terbaik atau best lift 161 poin dan total angkatan atau total lift 467 poin untuk memastikan medali emas.

Medali perak berhasil diraih wakil Vietnam Nguyen Be Hau (140-398) poin, sementara medali perunggu diraih wakil dari Timor Leste Silverio Martins Soares (139-390) poin.

"Alhamdulillah bersyukur sekali bisa meraih dua medali emas," ujar Margono usai pertandingan di National Paralympic Committee (NPC) Hall, Phnom, Penh, Kamboja, Senin (5/6/2023) siang.

Menurutnya, persiapan mengikuti ASEAN Para Games pertama yang ia ikuti terbilang singkat karena hanya dua bulan. Target yang dibebankannya kepadanya adalah perak tapi sukses raih dua emas.

"Persiapannya mengikuti Pelatnas NPC Indonesia di Solo saja, aku karena pelatnas mandiri jadi ikut pelatnas di Solo dua bulan. Awalnya targetnya perak tapi alhamdulillah bisa membuktikan dengan dua emas," ujar ayah kelahiran 1983 ini.

"Sebelumnya saja pernah pelatnas juga untuk Asian Para Games 2018 tapi belum berhasil. Kemudian ASEAN Para Games Filipina juga malah gagal berangkat karena pandemi. Jadi, ini para games pertama yang saya ikuti dan alhamdulillah emas," urainya.

Hasil membanggakan Margono menurutnya, tak lepas dari dukungan para pelatih, rekan-rekannya serta keluarganya. "Ini juga hasil dari dukungan para pelatih, orang tua semua mendukung. Medali emas ini saya persembahkan untuk anak istri tercinta yang selalu mendoakan di rumah, untuk orang tua dan bangsa Indonesia," pungkasnya.

Para angkat berat hingga hari ini telah meraih 5 emas. Tiga emas sebelumnya telah berhasil meraih oleh Ni Nengah Widiasih dan Eneng Paridah. Ni Nengah yang turun di kelas 45 kg mencatatkan 99 poin untuk angkatan terbaik, sementara angkatan keseluruhannya 293 poin. Dirinya unggul atas atlet asal Filipina, Achelle Hofilena yang memiliki 79 poin pada angkatan terbaik dan 224 poin pada total angkatan keseluruhan.

Kemudian emas dari Eneng yang turun di kelas 41kg putri. Eneng berhasil meraih satu medali emas dari penilaian angkatan terbaik dengan koleksi 75 poin. Eneng gagal meraih medali emas pada angkatan keseluruhan. Melainkan, dia mendapat medali perunggu setelah kalah saing dari Marydol Jayatna asal Filipina dan Latsami Sipaseuth asal Laos. ***

wwwwww