Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
23 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
2
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
8 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
3
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
11 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
4
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
8 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
5
Badan Gizi Nasional Buka 953 Layanan Baru, Ibu Hamil di Daerah Tertinggal Jadi Prioritas Utama
Nasional
8 jam yang lalu
Badan Gizi Nasional Buka 953 Layanan Baru, Ibu Hamil di Daerah Tertinggal Jadi Prioritas Utama
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Federasi Nasional Dingatkan Soal Peraih Emas Asian Games 2023 Hangzhou Lolos Olimpiade 2024 Paris

Federasi Nasional Dingatkan Soal Peraih Emas Asian Games 2023 Hangzhou Lolos Olimpiade 2024 Paris
Ketua NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari. (NOC Indonesia)
Senin, 27 Maret 2023 20:56 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) meminta federasi nasional lebih memaksimalkan persiapan Timnas Indonesia yang akan turun di Asian Games 2022 Hangzhou. Pasalnya, ada beberapa cabang olahraga (cabor) Asian Games yang mendapat sanction atau penetapan untuk masuk dalam proses kualifikasi Olimpiade 2024 Paris.

Ketua NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari mengatakan proses kualifikasi Olimpiade Paris akan diberlakukan di Asian Games Hangzhou (23 September 2023 hingga 8 Oktober 2023) mendatang. Sebagai informasi, pesta olahraga terbesar empat tahunan kawasan Asia edisi ke-19 nanti akan mempertandingkan 481 number-of-event dari 61 disiplin yang berasal dari 40 cabor.

“Olimpiade Paris akan berlangsung tahun depan, dan saat ini proses kualifikasi masih berlangsung. Sebagai Ketua Komite Olimpiade Indonesia, saya harus sampaikan agar kita semua harus bersatu fokus terhadap prestasi. Apalagi target terbesar kita adalah ingin meloloskan lebih banyak atlet di Olimpiade Paris,” ujar Okto, sapaan karib Raja Sapta.

Lelaki yang juga menjabat sebagai Senior Vice President Asian Cycling Confederation (ACC) ini menyampaikan Asian Games termasuk menjadi salah satu event yang dimanfaatkan sejumlah cabor untuk proses kualifikasi Olimpiade.

“Ada beberapa cabor yang di-sanction, di antaranya tinju dan hoki. Jadi peraih medali emas di Asian Games, sudah pasti mendapat tiket kualifikasi ke Paris. Begitu juga untuk cabor terukur yang limit waktu untuk lolos Olimpiade sudah ditentukan oleh Federasi Internasional. Kita harus bisa memanfaatkan kesempatan dengan sebaik mungkin,” terang Okto.

Pada edisi Asian Games 2018 Jakarta-Palembang, Tim Indonesia berhasil menempati posisi empat klasemen akhir dengan raihan 31 medali emas, 24 perak, dan 43 perunggu.

Sementara untuk mematangkan persiapan menuju Asian Games 2022 Hangzhou, NOC Indonesia telah menunjuk Basuki Hadimuljono sebagai Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia. ***

wwwwww