Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
23 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
2
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
8 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
3
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
12 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
4
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
8 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
5
Badan Gizi Nasional Buka 953 Layanan Baru, Ibu Hamil di Daerah Tertinggal Jadi Prioritas Utama
Nasional
9 jam yang lalu
Badan Gizi Nasional Buka 953 Layanan Baru, Ibu Hamil di Daerah Tertinggal Jadi Prioritas Utama
6
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Nasional
6 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Home  /  Berita  /  Balai Kota

Aceh-Sumut Diminta Adakan Launching Maskot dan Hitung Mundur PON ke-21

Aceh-Sumut Diminta Adakan Launching Maskot dan Hitung Mundur PON ke-21
Menpora Amali saat memberikan sambutan terkait pelaksanaan PON ke-21 Aceh-Sumut Tahun 2022. (Foto: Humas Kemenpora)
Minggu, 25 Desember 2022 01:09 WIB
Penulis: Azhari Nasution
ACEH - Pekan Olahraga Nasional ke-21 Aceh-Sumatera Utara (Sumut) akan digelar pada tahun 2024.  Namun, gaungnya belum terasa di tengah masyarakat. Untuk itu, Menteri Pemuda dan Olaharaga (Menpora), Zainudin Amali menginstruksikan segera diadakan launching besar-besaran dan hitung mundur.

"Tadi sudah diperkenalkan Maskot PON, saya minta Pak Ketua Umum KONI Pusat, Pak Gubernur, segera buat launching besar-besaran di stadion bulan Januari, agar gaungnya terasa," kata Menpora Amali usai mendengarkan kesiapan yang dilaporkan oleh Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki dan Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, di Pendopo Gubernur Aceh, Sabtu (24/12/2022).

"Kita mulai buat hitung mundur (countdown) berpatokan yang sudah direncanakan pada tahun 2024, masalah ada perubahan biarkan nanti saja," tambahnya.

Selain itu, hal-hal yang menjadi komitmen pemerintah pusat akan terus koordinasikan. Demikian juga tentang perlengkapan pertandingan yang menjadi tanggung jawab Kemenpora tetap dipenuhi, hanya saja apa yang menjadi keputusan hendaknya tidak berubah karena menyangkut waktu dan area pemesanan.

"Saya minta kepada Ketua Umum KONI Pusat dan jajaran untuk segera menetapkan tentang apa yang menjadi kebutuhan. Karena itu harus ditentukan oleh Technical Delegate, masalahnya sekali kebutuhan diputuskan tidak boleh berubah lagi. Sebab ini pemesanan barangnya butuh waktu apalagi kalau harus luar negeri," jelasnya.

Perihal pembuatan stadion, Menpora Amali akan berkoordinasi dengan MenPUPR bahwa standar internasional menjadi mutlak diterpakan. Dengan demikian keperluan jangka panjang dapat terus terpenuhi, tidak berhenti pada even PON saja.

"Kemudian soal pembuatan stadion karena itu bukan di tempat kami ada di tempat lain saya akan koordinasikan dan hasil ini saya akan laporan kepada Bapak Presiden, saya kira tidak ada masalah," ucap Menpora Amali.

"Untuk yang dikerjakan oleh pemerintah pusat, kepada Kementerian PUPR saya sudah minta seperti itu (standar internasional), supaya sekali dibangun akan berlaku sepanjang masa. Karena kita punya pengalaman ketika kita ditunjuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 kita diminta oleh FIFA harus ada renovasi, ada yang major ada yang minor. Karena ini bangun baru dari awal kita sudah standarkan," pungkasnya. ***

wwwwww