Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
24 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
23 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
14 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
4
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
Gelanggang
15 jam yang lalu
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
5
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
Gelanggang
15 jam yang lalu
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
6
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
12 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Fraksi PKS Desak Pemerintah Tingkatkan Subsidi dan Kuota BBM untuk Nelayan

Fraksi PKS Desak Pemerintah Tingkatkan Subsidi dan Kuota BBM untuk Nelayan
Ilustrasi BBM Nelayan. (Foto: republika)
Rabu, 21 Desember 2022 16:15 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Anggota Komisi VII DPR RI, Mulyanto, mendesak Pemerintah memperhatikan pasokan dan harga BBM bersubsidi untuk nelayan. Sebab sudah beberapa bulan belakangan ini pasokan BBM bagi nelayan terus berkurang. Kalaupun ada, harganya lebih mahal dari yang semestinya.

"Pemerintah agar sungguh-sungguh memperhatikan hajat hidup para nelayan kecil dengan memenuhi kebutuhan solar mereka dalam jumlah yang cukup dan dengan harga subsidi," kata Mulyanto usai mendengarkan aspirasi dari Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) secara daring, Rabu (21/12/2022).

Ia menambahkan sekarang ini banyak nelayan dan koperasinya mengeluhkan kelangkaan solar dan melejitnya harga solar di lapangan. Hal ini tentu akan membuat mereka semakin terpuruk di mana Pandemi Covid-19 juga belum usai benar.

Karena itu ia minta Pemerintah agar membangun SPBU khusus nelayan dalam jumlah yang cukup termasuk juga kuota solarnya. Jangan sampai nelayan terpaksa membeli solar kepada tengkulak dengan harga yang mencekik.

Mulyanto minta BPH Migas mengawasi betul kuota solar untuk nelayan ini. "Program kartu BBM untuk nelayan dari Kementerian ESDM atau program solar untuk koperasi nelayan dari Menteri BUMN jangan malah jadi menghambat dan mempersulit akses nelayan miskin untuk mendapatkan solar bersubsidi yang menjadi hak mereka," tegasnya.

Seperti diketahui sejak dua bulan lalu terjadi kelangkaan pasokan BBM bersubsidi untuk nelayan. Khususnya di wilayah Sapeken, Kab. Sumenep, persediaan BBM malah sempat kosong. Akibatnya nelayan tidak dapat melaut.

Nelayan mengeluhkan sulitnya mendapat solar. Kalau pun ada harganya jauh lebih mahal dari yang ditentukan pemerintah.***

wwwwww