Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
19 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
18 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
4
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
5
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
22 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
6
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
9 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Home  /  Berita  /  Parlemen

Duet Prabowo-Ganjar Sangat Menjanjikan, Begini Hitung-Hitungan Pengamat

Duet Prabowo-Ganjar Sangat Menjanjikan, Begini Hitung-Hitungan Pengamat
Kolase Prabowo dan Ganjar Pranowo. (Foto: Istimewa)
Selasa, 20 Desember 2022 13:15 WIB

JAKARTA - Duet Prabowo Subianto dengan Ganjar Pranowo disebut sangat menjanjikan di kontestasi Pilpres 2024 mendatang.

Hanya saja, Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah menilai duet militer dan sipil itu sulit terwujud. Hal ini lantaran PDI Perjuangan mempunyai peluang untuk mengusung kadernya sebagai capres, bukan cawapres.

"Jika sama-sama harus koalisi dengan Gerindra dengan posisi cawapres maka Puan Maharani akan lebih didukung," kata Dedi, Selasa (20/12/2022).

Di sisi lain, posisi Ganjar akan semakin sulit apabila diplot sebagai cawapres tanpa koalisi PDIP, kecuali ada tawaran menarik sebelum pemilihan.

"Misalnya PKB berkenan usung Ganjar menjadi cawapres Prabowo dengan syarat seluruh pembiayaan kampanye PKB ditanggung oleh investor politik Ganjar, itu baru membuka kemungkinan," ucap Dedi.

Sebelumnya, Lembaga Survei Jakarta (LSJ) merilis hasil survei terbaru mengenai dinamika elektabilitas capres-cawapres di 2024. Salah satu temuan menarik dari survei kali ini ialah pendukung Jokowi menginginkan duet Prabowo Subianto-Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.

"Hasilnya, sebanyak 34,2 persen pendukung Jokowi mengaku akan memilih Prabowo Subianto. Lalu sebanyak 32,4 persen mengarahkan pilihannya pada Ganjar Pranowo dan 14,8 persen menjatuhkan pilihan pada Anies Baswedan," kata Peneliti Senior LSJ, Iqbal Mawardi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (7/12/2022).***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Kabar Bertuah, Warga Bertuah, Balai Kota, Parlemen
wwwwww