Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
11 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
3
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
4 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Soal Tudingan Nyolong Start Kampanye, PAN Pasang Badan ke Anies: KPU Belum Tetapkan Pasangan Capres-Cawapres!

Soal Tudingan Nyolong Start Kampanye, PAN Pasang Badan ke Anies: KPU Belum Tetapkan Pasangan Capres-Cawapres!
Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mulyadi. (Foto: Istimewa)
Senin, 19 Desember 2022 17:36 WIB

JAKARTA - Partai Amanat Nasional (PAN) tidak setuju dengan pernyataan Badan Pengawas Pemilu (Pemilu) RI, Puadi, yang menilai safari politik bakal calon presiden dari Partai Nasdem, Anies Baswedan, merupakan mencuri start kampanye dan tidak etis.

"Karena memang belum masuk masa kampanye pasangan calon," kata Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mulyadi, Senin (19/12/2022).

Justru menurut dia, safari politik Anies bagian dari proses pendidikan politik rakyat yang mencerdaskan dan menyatukan. "Apakah nanti (Anies Baswedan) akan dicalonkan secara resmi oleh partai politik atau gabungan partai politik, nanti kita lihat dinamikanya. Kan juga masih lama, September 2023 pendaftan paslon ke KPU RI," terangnya.

Viva menilai sah-sah saja jika dalam safari politik itu ada ajakan untuk memilih figur tertentu. Toh, sampai saat ini belum ada penetapan pasangan calon presiden dan wakil presiden oleh KPU.

"Karena belum ada partai politik atau gabungan partai politik yang memenuhi syarat presidential threshold 20 persen kursi DPR RI untuk mendeklarasikan secara resmi siapa paslon capres/ cawapres," imbuhnya.

Meskipun Partai Nasdem telah mendeklarasi Anies sebagai bakal calon presiden, Viva mengingatkan syarat pencalonan harus memenuhi syarat PT 20 persen kursi DPR RI terlebih dahulu. "Jika tidak maka dipastikan tidak memenuhi persyaratan pasal 222 UU 7/2017 tentang Pemilu," pungkasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Warga Bertuah, Balai Kota, Parlemen, GoNews Group
wwwwww