Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
6 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
3
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
13 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Saat Partai Nasdem Sebut Hasto Mirip Perempuan Sedang Datang Bulan

Saat Partai Nasdem Sebut Hasto Mirip Perempuan Sedang Datang Bulan
Elite Partai Nasdem, Bestari Barus. (Foto: Istimewa)
Senin, 19 Desember 2022 18:15 WIB

JAKARTA - Politisi Partai NasDem Bestari Barus menyindir sikap Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristianto yang mendukung keputusan Bawaslu menjatuhkan sanksi kepada bakal calon presiden, Anies Baswedan.

Hasto menganggap sanksi etis kepada Anies itu termasuk kategori pelanggaran serius. Namun, sikap Hasto itu disentil terkesan seperti orang panik.

"Semakin ke sini Hasto kok jadi semakin bising saja. Kok seperti istri kalau lagi datang bulan, ya. Resah, gelisah dan angot-angotan seperti orang yang panik dan emosinya jadi nggak terkontrol gitu," kata Bestari, Senin (19/12/2022) pagi.

Hemat Bestari, Hasto sebaiknya fokus mengurusi kader partainya sendiri. Bukan malah memaksakan orang lain mengikuti standarnya dalam berpolitik.

"Apa nggak lebih baik ngurusi kader partainya sendiri ketimbang ngurusi Anies yang bukan kader partainya? Masa semua aktivitas orang lain mesti dikoreksi. Apa Hasto berpikir bahwa semua langkah gerak orang lain harus memakai standar Hasto," cetusnya.

Dia menduga Hasto tengah mengalami krisis eksistensi di internal partainya. Sehingga, Hasto beralih sibuk mengomentari manuver Anies Baswedan bersafari ke berbagai daerah di Indonesia. "Atau mungkin Hasto dalam posisi yang sedang mengalami krisis eksistensi di internal partainya sehingga harus omong sana sini seperti orang kurang kerjaan," katanya.

Sekjen PDIP Hasto Kristianto menyinggung etika politik pemimpin saat dimintai responsnya terkait penilaian Bawaslu terhadap safari politik Anies Baswedan. "Ketika Bawaslu merekomendasikan itu sebagai pelanggaran etis, maka dengan kategori pelanggaran etis itu justru sesuatu hal yang sifatnya sangat dalam karena menyangkut etika bagi seorang pemimpin," katanya kepada wartawan kemarin.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Warga Bertuah, Balai Kota, Parlemen, GoNews Group
wwwwww