Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
2
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
3
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
Nasional
6 jam yang lalu
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
4
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
5
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Parlemen
5 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Merasa Disingkirkan dari Pemilu 2024, Amin Rais Minta KPU Diaudit hingga Ditindak DKPP

Merasa Disingkirkan dari Pemilu 2024, Amin Rais Minta KPU Diaudit hingga Ditindak DKPP
Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais, dalam jumpa pers di Kantor DPP Partai Ummat, di Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (13/12/2022).
Selasa, 13 Desember 2022 17:18 WIB

JAKARTA - Partai Ummat menyampaikan tuntutan agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) dilakukan audit hingga diperiksa oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Hal tersebut disampaikan Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais, dalam jumpa pers di Kantor DPP Partai Ummat, di Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (13/12/2022).

Amien menjelaskan, pihaknya telah menerima laporan dari sumber A1 mengenai ketidaklolosan parpol yang didirikannya pada tahapan verfak. "Beberapa media mainstream yang mensinyalir adanya manipulasi oleh KPU untuk meloloskan parpol-parpol tertentu atas kekuatan politik yang besar," ujar Amien.

Sebagai akibat dari adanya dugaan manipulasi poses verfak oleh KPU RI, Amin menilai Partai Ummat satu-satunya parpol yang disingkarkan sebagai peserta Pemilu Serentak 2024. "Sehingga Partai Ummat tidak bisa mengikuti Pemilu 2024," sambungnya.

Oleh karena itu, dirinya memastikan Partai Ummat mengajukan 3 tuntutan. Di mana yang pertama menuntut agar seluruh hasil verifikasi yang telah dilakukan oleh KPU terhadap parpol baru dan parlemen segera diaudit oleh tim independen. "Kedua, menuntut hasil verifikasi administrasi terhadap partai parlemen untuk juga diaudit secara independen dan dibuka seluas-luasnya kepada publik," katanya.

Selain itu, mantan Ketua MPR RI ini juga menuntut DKPP agar segera memeriksa seluruh jajaran KPU Pusat hingga KPU Daerah terkait adanya dugaan kuat intervensi proses verfak yang berjalan mulai Oktober hingga awalDesember 2022 ini. "Dan segera memberhentikan oknum-oknum yang melakukan pelanggaran. Kami akan melayangkan surat ke DKPP untuk tuntutan," pungkasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Warga Bertuah, Balai Kota, Parlemen, GoNews Group
wwwwww