Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
14 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
3
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
21 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
4
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
5
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  Kampus

Anggota DPR Dukung Pembangunan Infrastruktur Perikanan

Anggota DPR Dukung Pembangunan Infrastruktur Perikanan
Anggota DPR RI Julie Laiskodat saat RPD Komisi IV DPR RI dengan pemerintah di Senayan, Jakarta, Kamis (23/6/2022). (foto: ist./dpr)
Kamis, 23 Juni 2022 14:39 WIB
JAKARTA - Anggota Komisi IV DPR RI Julie Sutrisno Laiskodat dalam rapat bersama pemerintah di Senayan, Jakarta, Kamis (23/6/2022), mendorong Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam pembangunan infrastruktur pendukung pengoptimalan potensi ekonomi sumber daya perikanan Indonesia.

"Saya berharap, pengembangan dan pembangunan sarana dan prasarana pelabuhan perikanan sebagai infrastruktur pendukung kebijakan penangkapan ikan terukur dan penerapan pemungutan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) pasca produksi diprioritaskan," kata Julie sebagaimana dikutip GoSumbar.com dari siaran parlemen.

Baca Juga: RUU Narkotika, DPR Ajak Pemerintah juga Beri Perhatian

Baca Juga: Pengamat: PKS dan Nasdem Berpeluang Koalisi Usung Anies-AHY

Legislator Fraksi Partai NasDem itu mengungkapkan, pada data pembagian zona dan sistem kuota yang disajikan KKP nampak bahwa pada Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) 718 terdapat potensi sumber daya ikan yang paling besar dengan estimasi 2,6 juta ton. Akan tetapi, sambung Julie, untuk kuota nelayan lokal justru paling kecil yaitu 519 ribu ton. Julie menyayangkan jumlah tersebut sangat kecil jika dibandingkan dengan kuota industri yang sebesar 2 juta ton. Legislator dapil NTT ini, mendorong KKP untuk memperhatikan dan melindungi kepentingan nelayan lokal dalam penetapan sistem kuota.

"Saya mengharapkan kepentingan nelayan lokal terakomodasi dalam kebijakan penangkapan ikan terukur," ujar Julie.

Baca Juga: Anggota DPR Dorong Pemerintah Fokus Bangun Agro Maritim

Baca Juga: Agar Politik Tak Panas, NasDem Berharap Projo Lebih Bisa Menahan Diri

***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Pasar & Niaga, Kampus
wwwwww