Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
2
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
3
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
8 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
6
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Home  /  Berita  /  Pasar & Niaga

Kini Keripik Sanjai Bukittinggi Hadir dengan Rasa Cokelat

Kini Keripik Sanjai Bukittinggi Hadir dengan Rasa Cokelat
Sanjai Coklat hadir di Bukittinggi (antara/al fatah)
Minggu, 19 Juni 2022 01:27 WIB
PADANG – Keripik Sanjai yang merupakan makanan khas dari Kota Bukittinggi, Sumatera Barat kini hadir dengan variasi rasa baru yakni rasa cokelat yang diyakini mampu merebut penikmat kuliner di Indonesia.

Pencetus Sanjai Cokelat, Dilla Tahnia di Bukittinggi, Sabtu (19/6/2022) mengatakan, dirinya mulai mengembangkan sanjai rasa cokelat itu sejak enam bulan lalu dan hingga saat ini sudah banyak dipesan konsumen yang langsung datang ke rumah produksi maupun pesan secara daring.

Ia menceritakan alasan membuat Sanjai Coklat utamanya untuk lebih menghidupkan kembali cita rasa keripik sanjai dengan mengikuti perkembangan zaman dan memberikan pilihan kepada penikmat Keripik Sanjai.

"Kami mencoba keluar dari zona nyaman dan memberikan upgrade Keripik Sanjai menyasar kalangan muda juga, Sanjai Coklat telah dipesan oleh beberapa kedai pedagang hingga Payakumbuh, ini mutlak inovasi baru keripik Sanjai asli Bukittinggi," katanya.

Dilla mengatakan Sanjai Coklat melengkapi pilihan Keripik Sanjai yang ada sebelumnya seperti Sanjai Balado, Sanjai Manis, Sanjai Bawang, Sanjai Rubik dan lainnya.

Menurutnya, Sanjai Coklat bukan sekedar pelengkap permintaan pasar, tapi benar-benar diolah dari bahan ubi pilihan dan coklat yang diramu sendiri.

"Jadi bukan kerupuk yang hanya dicelup ke dalam coklat, coklat pilihan itu kami olah sendiri secara khusus hingga menghasilkan cita rasa Hazel Nut, pilihan ubi juga dari jenis terbaik Ubi Roti dan Dumai," kata dia.

Ia mengungkap, usahanya untuk merintis Sanjai Coklat pernah dijajaki pemerintah setempat namun belum ada tindaklanjut setelahnya.

"Kami berharap perhatian lebih untuk memajukan wisata kuliner khususnya di daerah asli Sanjai ini, saat ini tidak banyak lagi pondok penghasil Keripik Sanjai di daerah Wisata Kampuang Sanjai Dalam, sudah lebih banyak yang berproduksi di daerah sekeliling seperti Bantodarano, Guguak Bulek dan lainnya," katanya.

Beberapa tantangan juga dihadapi pelaku usaha Keripik Sanjai saat ini setelah lepas dari permasalahan ekonomi dampak COVID-19.

"Salah satunya yang membuat usaha Keripik Sanjai menurun di sini mungkin karena wabah pandemi dan langkanya ubi serta minyak goreng sebelumny," kata salah seorang pengusaha Sanjai lainnya, Yessi.

Usaha kerupuk Sanjai dulunya berasal dari daerah Sanjai yang dulunya meliputi kawasan di Simpang Limau, Sanjai Dalam, Bantodarano hingga Guguak Bulek.

Kerupuk Sanjai merupakan makanan oleh-oleh ciri khas dari Kota Bukittinggi, panganan ini kini sudah banyak ditemui di selain daerah setempat seperti di Kota Payakumbuh dan Kota Padang. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:sumbar.antaranews.com
Kategori:Pasar & Niaga, Binawidya, Lima Puluh
wwwwww