Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
2
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
3
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
Home  /  Berita  /  Parlemen

Tetap Usung Prabowo, Gerindra Masih Terbuka untuk Koalisi dengan PKS dan PKB

Tetap Usung Prabowo, Gerindra Masih Terbuka untuk Koalisi dengan PKS dan PKB
Ilustrasi kampanye Gerindra. (Foto: Istimewa)
Selasa, 14 Juni 2022 16:31 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP Partai Gerindra Habiburokhman mengatakan partainya saat ini masih terus menjalin komunikasi baik dengan semua partai politik. Termasuk dengan partai yang santer akan membangun kerja sama salah satunya koalisi semut merah (KSM) yang digagas PKB dan PKS.

"Masih sangat terbuka koalisi dengan PKS, PKB atau partai lainnya dan kami terus menjalin komunikasi yang baik dengan semua parpol," kata Habiburokhman, saat dikonfirmasi, Selasa (14/6).

Namun hingga kini, ia belum bisa menyampaikan ke mana arah koalisi Partai Gerindra. Sebab, pergerakan politik saat ini masih sangat dinamis dan masih terlalu dini untuk dibahas.

"Soal koalisi itu mirip-mirip soal jodoh, kita bisa berharap atau diharapkan, tetapi jadi atau tidak tergantung yang maha kuasa. yang penting hubungan tetap baik," ungkapnya.

Habiburokhman pun kembali menegaskan, bahwa partai di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto itu terus menjalin komunikasi termasuk dengan PKS, yang mana sebelumnya sempat tak sejalan usai Pilpres 2019.

Diketahui, PKS dan Gerindra sempat berada dalam koalisi yang sama mengusung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Namun, setelah mengalami kekalahan dari pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin, Gerindra justru memilih bergabung dengan pemerintahan, sementara PKS berada di pihak oposisi. "Kami menghormati PKS dan komunikasi antara kami juga baik," ucap Habiburokhman.***

wwwwww