Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
2
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
3
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
4
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
Nasional
4 jam yang lalu
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
5
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
6
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Parlemen
3 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Home  /  Berita  /  Gelanggang

PB Persani Minta Maaf dan Luruskan Soal Unggahan Rifda

PB Persani Minta Maaf dan Luruskan Soal Unggahan Rifda
Rifda Irfanaluthfi (Instagram @rifda_irfanaluthfi)
Selasa, 14 Juni 2022 21:00 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pengurus Besar Persatuan Senam Indonesia (PB Persani), Sri Sundari Kencana Ayu meminta maaf sekaligus meluruskan permasalahan postingan peraih dua medali emas SEA Games 2021 Vietnam, Rifda Irfanaluthfi yang melontarkan kritik kepada pemerintah terkait penanganan cedera atlet.

"PB Persani meminta maaf atas unggahan Rifda Irfanaluthti melalui intagramnya apalagi menyasar pak Menpora Amali dan pak Presiden Jokowi," kata Sri Sundari Kencana Ayu di Jakarta, Selasa (14/6/2022).

Dalam unggahannya Rifda mengatakan pemerintah seharusnya lebih cekatan mengurus masalah cedera saat atlet mengikuti acara multicabang atau single event. Hal ini terkait dengan ketiadaan tenaga therapist atau masseur mendampinginya saat mengikuti Kejuaran Senan Asia di Doha, Qatar, 15-18 Juni 2022, .

Sebenarnya, kata Sari, Rifda belum memahami bahwa Kemenpora sangat mendukung PB Persani dalam mempersiapkan atletnya untuk mengikuti babak kualifikasi Olimpiade 2024 Paris. Apalagi, Tim Review Percepatan Prestasi Olahraga Nasional (PPON) Kemenpora menilai Rifda punya potensi besar.

Ketiadaan tenaga therapist atau masseur mendampingi Rifda yang sejak SEA Games 2021 Vietnam telah mengalami cedera, jelas Sari, bukan merupakan kesalahan Kemenpora. Sebab, Kejuaraan Senam Asia 2022 tersebut tidak masuk dalam program yang diusulkan kepada Kemenpora.

Karena itulah, PB Persani juga tidak melaporkan ke Kemenpora bahwa mereka mengirimkan atlet ke Kejuaraan Asia di Qatar tersebut.

"Tadinya, Kejuaraan Senam Asia 2022 itu tidak masuk dalam program yang diusulkan. PB Persani hanya mengusulkan World Championship yang merupakan babak kualifikasi Olimpiade 2024 Paris di Liverpool, Inggris pada Oktober mendatang," ungkapnya.

Kemudian, saat mengikuti SEA Games 2021 lalu di Hanoi, Vietnam, PB Persani mendapatkan kabar bahwa untuk bisa tampil di World Championship, ternyata harus melalui Kejuaraan Asia 2022.

"Jadi, PB Persani dengan dukungan Pengprov Persani DKI Jakarta terpaksa memberangkatkan Rifda dengan biaya sendiri karena kami memang sangat mendukung keinginan Rifda untuk bisa mengikuti babak kualifikasi Olimpiade 2024 Paris. Makanya, dengan keterbatasan dana itu menyebabkan Rifda tidak didampingi tenaga therapist," ungkapnya.

"Tidak seperti di SEA Games 2021 Vietnam, Rifda didampingi tenaga therapist dari Kontingen Indonesia selama mengikuti pertandingan. Dan, sekarang persoalan yang dialami Rifda sudah diselesaikan dengan membayar tenaga therapist dari luar yang akan mendampinginya selama mengikuti Kejuaraan Senam Asia 2022," tambahnya.

Secara khusus, Sari juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang telah memasukkan cabang olahraga senam dalam daftar Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).

"Kami akan terus mencoba membangun komunikasi yang baik ke depan., Sebab, kita harus menjawab tantangan DBON dengan bisa meloloskan atlet senam ke Olimpiade," tambahnya. ***

wwwwww