Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
2
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
3
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

Agar Akun tak Dibajak, Jangan Bagikan dan Klik Link di WhatsApp, Ini Penjelasan Bareskrim

Agar Akun tak Dibajak, Jangan Bagikan dan Klik Link di WhatsApp, Ini Penjelasan Bareskrim
Ilustrasi (net)
Sabtu, 12 Maret 2022 10:35 WIB
JAKARTA – Banyak modus kejahatan di dunia online yang sering terjadi. Salah satunya adalah kejahatan dengan membajak akun WhatsApp.

Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Mabes Polri mengingatkan masyarakat agar tak menjadi korban pembajakan WhatsApp.

Menurut pihak kepolisian, masyarakat diminta untuk tidak membagikan kode atau menekan link dari pesan yang diterima.

Sebab ini menjadi celah untuk pelaku kejahatan dapat mengambil alih akun pengguna platform tersebut.

"Saat ini banyak cara bagi pihak yang tidak bertanggung jawab untuk mengambil alih akun WhatsApp. Jika Anda mendapatkan pesan teks dari WhatsApp, Jangan bagikan kode yang anda dapatkan dan jangan klik link tersebut," tulis pihak Siber Polri beberapa waktu lalu.

Penipuan melalui WhatsApp menjadi salah satu modus yang dilaporkan masyarakat, ungkap kepolisian. Mereka akan mengambil alih akun WhatsApp dengan memindai kode QR, fitur ini untuk masuk ke versi WhatsApp.

Saat akun berhasil diambil alih, Siber Polri mengatakan para pelaku akan melakukan berbagai tindak kejahatan seperti meminta uang hingga romance scam.

"Si Pembajak WhatsApp akan menggunakan akun anda untuk melakukan beragam hal, seperti meminta uang, meminta pulsa, atau bahkan melakukan romance scam," kata Siber Polri.

Sebagai informasi, sejak 2020 hingga 2021 ada 15.367 aduan yang masuk ke portal patroli siber. Kerugian dari kejahatan siber itu juga cukup besar, mencapai Rp 1,3 triliun. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:cnbcindonesia.com
Kategori:Kabar Bertuah
wwwwww