Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
10 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
3
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
17 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Korban Tewas Akibat Gempa Pasbar Jadi 18 Orang

Korban Tewas Akibat Gempa Pasbar Jadi 18 Orang
Prajurit TNI dan Polri berjibaku mencari empat korban hilang pascagempa bumi mengguncang Kabupaten Pasangan. (Inews.id/ Wahyu Sikumbang)
Sabtu, 05 Maret 2022 18:39 WIB
PASAMAN – Jumlah korban tewas akibat gempa magnitudo 6,1 yang berpusat di Pasaman Barat (Pasbar), Sumatera Barat, pada 26 Februari 2022 lalu, bertambah 2 orang lagi pada Jumat (4/3/2022), sehingga total menjadi 18 orang.

Dikutip dari Inews.id, 18 korban meninggal, 9 di antaranya di Kabupaten Pasaman dan 9 lagi di Pasaman Barat.

Dua korban gempa yang meninggal dunia pada Jumat (4/3/2022) adalah Desi (30) dan Tiangin (75). Desi meninggal saat dalam perawatan di Rumah Sakit M Djamil Padang, sedangkan Tiangin meninggal di rumahnya. Keduanya merupakan warga Jorong Siparayo, Nagari Malampah, Kecamatan Tigo Nagari, Kabupaten Pasaman.

Sekda Kabupaten Pasaman Mara Ondak, sekaligus Penanggung Jawab Posko Penanggulangan Darurat Gempa Bumi Pasaman mengatakan, korban Desi meninggal dunia di rumah sakit pada Jumat (4/3/2022) siang. Sedangkan Tiangin meninggal dunia di rumah pada Jumat malam.

''Innalillahi, hari ini hari ini ada tambahan meninggal dunia dua orang lagi saudara-saudara kita di Siparayo, Nagari Malampah, Kabupaten Pasaman atas nama Desi, 30 tahun dan Tiangin, 75 tahun. (jumlah korban) meninggal (akibat bencana gempa bumi di Pasaman) sampai saat ini menjadi sembilan orang dan empat orang belum ditemukan. Desi meninggal di Rumah Sakit M Djamil Padang yang hari pertama gempa langsung dilarikan ke Padang karena luka berat. Sedangkan Tiangin meninggal di rumahnya. korban saat gempa mengalami luka ringan, tapi Tuhan berkehendak lain,'' kata Sekda Kabupaten Pasaman. 

Sampai saat ini, empat warga Malampah, Kabupaten Pasaman yang dinyatakan hilang pascagempa bumi, masih dalam pencarian tim search and rescue (SAR) gabungan, TNI dan Polri.***

Editor:Hasan Basril
Sumber:inews.id
Kategori:Warga Bertuah, Binawidya, Riau
wwwwww