Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
12 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
3
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
5 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  Parlemen

Mantan Wapres RI Sebut Penundaan Pemilu Langgar Konsitusi, Kecuali...

Mantan Wapres RI Sebut Penundaan Pemilu Langgar Konsitusi, Kecuali...
Jusuf Kalla (kanan) saat bersama Presiden Jokowi dalam suatu kesempatan. (foto: dok. setpres)
Jum'at, 04 Maret 2022 14:58 WIB
MAKASSAR - Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla alias JK menyebut, menunda Pemilu 14 Februari 2024 adalah pelanggaran terhadap konstitusi. Demikian disampaikan usai menghadiri Mubes IKA Universitas Hasanuddin di Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (4/3/2022).

"Itu (penundaan pemilu), tidak sesuai dengan konstitusi," tutur dia dikutip dari Antarasumbar.

Mantan ketua umum DPP Partai Golkar ini berpandangan, taat pada konstitusi adalah sikap yang lebih baik untuk mencegah konflik.

"Kita punya konstitusi, kita taat konstitusi. Itu saja. Kalau mau perpanjang, harus taat konstitusi kecuali kalau konstitusi diubah," kata dia

"Kita terlalu punya konflik. Kita taat pada konstitusi. Itu saja. Konstitusinya lima tahun sekali. Kalau tidak taat konstitusi maka negeri ini akan ribut," demikian kutipan pernyataan JK.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Parlemen, Kampus
wwwwww