Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
8 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
3
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
15 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Dampak Gempa Pasaman, 4.831 unit Rumah Warga Rusak

Dampak Gempa Pasaman, 4.831 unit Rumah Warga Rusak
Ilustrasi rumah rusak akibat gempa. (Foto: istimewa)
Jum'at, 04 Maret 2022 20:04 WIB

JAKARTA - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat hingga Jumat (4/3) mencatat 4.831 unit rumah masyarakat mengalami kerusakan akibat gempa beberapa waktu lalu.

"Data kerusakan gempa terus divalidasi ke lapangan oleh tim gabungan Satuan Tugas Tanggap Bencana Pasaman Barat," kata Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasaman Barat, Azhar di Simpang Empat, Jumat.

Ia mengatakan data sementara rumah atau pemukiman yang mengalami kerusakan 4.831 unit itu dengan rincian rusak berat 770 unit, rusak sedang 3.075 unit dan rusak ringan 986 unit. "Kerusakan itu paling banyak di Kecamatan Talamau dan diikuti di Kecamatan Pasaman dan Kecamatan Kinali," katanya.

Untuk kerusakan fasilitas pendidikan sebanyak 54 unit dengan rusak berat 21, rusak sedang 14 dan rusak ringan 20 unit bangunan. Fasilitas kesehatan mengalami 13 bangunan rusak. Dengan rincian lima unit rusak berat, empat unit rusak sedang dan empat unit rusak ringan.

Untuk fasilitas ibadah 40 unit mengalami kerusakan dengan rusak berat 16 unit rusak sedang tujuh unit dan rusak ringan tiga unit. 26 infrastruktur mengalami kerusakan dengan rusak berat 16, rusak sedang tujuh dan rusak ringan tiga.

Untuk gedung pemerintahan sekitar 17 unit gedung mengalami kerusakan dengan satu bangunan rusak berat, tujuh bangunan rusak sedang dan sembilan rusak ringan. "Untuk korban meninggal dunia sampai saat ini mencapai tujuh orang. Luka berat 45 orang dan luka ringan 336 orang," sebutnya.

Hingga saat ini total korban sebanyak 388 jiwa, masih dirawat di RSUD sembilan orang dan di RS Yarsi 20 orang. Ia menyebutkan data dampak gempa akan terus divalidasi setiap hari oleh petugas sampai habis masa tanggap darurat 10 Maret 2022.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Warga Bertuah, Balai Kota, Parlemen, Binawidya
wwwwww