Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
2
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
3
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
4
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
Nasional
3 jam yang lalu
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
5
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
6
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Parlemen
2 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Home  /  Berita  /  Gelanggang
Indonesia Basketball League (IBL) 2022

Performa Brian Williams Tak Sebanding dengan Pengalamannya

Performa Brian Williams Tak Sebanding dengan Pengalamannya
Brian Williams (Foto: iblindonesia)
Jum'at, 25 Februari 2022 13:21 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BANDUNG - Penampilan Prawira Bandung pada awal musim belum mencerminkan bahwa mereka adalah tim dengan target juara di Indonesia Basketball League (IBL) 2022.

Prawira Bandung memang 4 kali dalam 6 game, yang membuat rekor mereka sama dengan Pelita Jaya Bakrie Jakarta, Satria Muda Pertamina Jakarta, NSH Mountain Gold Timika, dan Bali United Basketball. Prawira pun berbenah, dan salah satu yang patut jadi sorotan adalah performa Brian Williams.

Williams memang bukan pemain asing yang masuk starter pilihan head coach David Singleton. Dia ada di balik bayang-bayang Taj Davis Spencer yang kerap kali jadi pilihan pertama. Tapi keputusan Coach Dave dinilai wajar mengingat penampilan Williams tidak menunjukkan bahwa dirinya pemain yang berpengalaman di liga-liga profesional di dunia.

Kalau melihat catatan kariernya, Williams pernah tampil di Slovakia, Estonia, Argentina, New Zealand, dan Armenia. Catatan statistik terbaiknya juga cukup luar biasa. Dia pernah mencetak 32 poin dalam satu pertandingan sebanyak 2 kali. Pernah mencetak 21 rebound dalam satu pertandingan, serta 6 assist dalam satu pertandingan sebanyak dua kali.

Tapi semua catatan tersebut tidak terlihat ketika dirinya bermain bersama Prawira Bandung. Paling banyak, poin yang dicetak adalah 15 angka, kemudian rebound hanya 5 kali, dan assist sekali saja.

Melihat catatan-catatan ini, maka wajar kalau Williams tidak lagi dibutuhkan Prawira. Karena kalau berbicara soal kontribusi poin, justru malah Yudha Saputera yang paling banyak mencetak angka untuk Prawira dalam 6 games dengan rata-rata 14,7 PPG.
Sementara Taj Spencer memang lebih dibutuhkan Prawira karena dia bisa mencetak 13,0 rebound per game. Jadi sangat mungkin kalau Williams yang jadi sasaran untuk digantikan.

Apakah Prawira akan mengganti pemain asingnya,Tunggu saja update-update terbaru di iblindonesia.com. ***

wwwwww