Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Drama Menit Akhir! Penalti Ditepis, PSPS Pekanbaru Gagal Curi Tiga Poin di Markas Adhyaksa FC
Gelanggang
18 jam yang lalu
Drama Menit Akhir! Penalti Ditepis, PSPS Pekanbaru Gagal Curi Tiga Poin di Markas Adhyaksa FC
2
Wali Kota Pekanbaru Gandeng Kementerian Pekerjaan Umum Revitalisasi Kawasan Danau Buatan
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gandeng Kementerian Pekerjaan Umum Revitalisasi Kawasan Danau Buatan
3
Melangkah ke Panggung Nasional, Remaja Asal Bukittinggi Haura Isra Fitriani Wakili Sumatera Barat di Bali
Nusantara
14 jam yang lalu
Melangkah ke Panggung Nasional, Remaja Asal Bukittinggi Haura Isra Fitriani Wakili Sumatera Barat di Bali
4
Gagal Bawa Pulang Tiga Poin dari Bekasi, Pelatih PSPS Pekanbaru Apresiasi Mentalitas Skuad Askar Bertuah
Gelanggang
18 jam yang lalu
Gagal Bawa Pulang Tiga Poin dari Bekasi, Pelatih PSPS Pekanbaru Apresiasi Mentalitas Skuad Askar Bertuah
5
Ajang Kencana Fight 2026 Resmi Dibuka, Wali Kota Agung Nugroho Dorong Petarung Jalanan Raih Prestasi di Ring
Gelanggang
16 jam yang lalu
Ajang Kencana Fight 2026 Resmi Dibuka, Wali Kota Agung Nugroho Dorong Petarung Jalanan Raih Prestasi di Ring
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Waduh, Kota Padang Kehabisan Tempat Buang Sampah

Waduh, Kota Padang Kehabisan Tempat Buang Sampah
TPA Air Dingin, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. (Foto: Fachri Hamzah/jpnn).
Rabu, 23 Februari 2022 22:33 WIB

JAKARTA - Kota Padang hasilkan limbah sampah setiap harinya sebanyak 550 ton per hari, diperidiksi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Air Dingin, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, akan kelebihan muatan pada tahun 2026.

"Kalau terjadi pusing juga kami,mau buang sampah ke mana lagi," kata Wali Kota Padang Hendri Septa dilansir GoSumbar dari JPNN.COM, Rabu (23/2/2022).

Agar hal demikian tidak terjadi, Pemkot Padang akan mengeluarkan surat edaran tentang hemat penggunaan sampah plastik. "Saya ingin tak ada lagi kantong plastik di swalayan Kota Padang. Saya ketika ke Jakarta belanja di swalayan tidak dikasih plastik," sambung Hendri.

Di Kota lain sudah diterapkan hal seperti Jakarta. Ia yakin Kota Padang juga bisa. Nantinya, lanjut Hendri, Pemkot Padang akan membentuk Peraturan yang tegas soal penggunaan sampah plastik. "Ke depan, Kami akan beri sanksi tegas bagi masyarakat yang melanggar. Untuk sekarang kami masih sosialisasi," kata Hendri.

Ia berharap masyarakat juga ikut membantu dalam sosialisasi pengurangan sampah plastik ini. "Kota Padang adalah milik masyarakat, bukan Pemkot saja. Masyarakat harus terlibat penuh dalam membersihkan Kota Padang dari sampah plastik," harap Hendri.

Sementara itu, Direktur Wahana Lingkungan Hidup Sumbar Uslaini mengatakan, program pemerintah Kota Padang sangat untuk pengurangan pengunaan sampah plastik. "Ini, langkah yang bagus diambil Pemkot Kota Padang," ujar Uslaini.

Sebenarnya, peraturan mulai dari, undang-undang, peraturan pemerintah sampai peraturan kota, sudah ada. "Tinggal implementasinya dan mengubah pola masyarakat yang suka membuang sampai sembarangan," kata Alumni Fakultas Pertanian Unand itu.

Saat ini terjadi penumpukan sampah di TPA Air Dingin Kota Padang dengan ketinggian kurang lebih tiga meter.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Warga Bertuah, Balai Kota, Binawidya, Kulim
wwwwww