Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
10 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
2
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
13 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
3
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
9 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
4
Badan Gizi Nasional Buka 953 Layanan Baru, Ibu Hamil di Daerah Tertinggal Jadi Prioritas Utama
Nasional
10 jam yang lalu
Badan Gizi Nasional Buka 953 Layanan Baru, Ibu Hamil di Daerah Tertinggal Jadi Prioritas Utama
5
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Nasional
7 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
6
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Home  /  Berita  /  Gelanggang
Indonesia Basketball League (IBL) 2022

West Bandits Hujani RANS PIK Tembakan Three Point

West Bandits Hujani RANS PIK Tembakan Three Point
West Bandits Solo saat taklukkan RANS PIK Basketball. (Foto: iblindonesia)
Minggu, 16 Januari 2022 14:38 WIB
JAKARTA - Presiden Klub West Bandits Combiphar Solo, Gading Marten tidak bisa duduk tenang di bangku penonton. Sebab, dirinya selalu berdiri ketika para pemain West Bandits mencetak poin. Justru di kuarter ketiga, West Bandits makin rajin mencetak poin. Sehingga mereka bisa menambah keunggulan jadi 23 poin (63-40).

Rio Disi jadi pahlwan West Bandits. Akurasi tembakannya tajam, khususnya di lima menit terakhir. Sebab, itu bisa meredam kebangkitan RANS di kuarter ketiga. Tapi yang luar biasa, Rio membuat sebuah gerakan ankle breaker sebelum mencetak three point di sisa 1 menit 15 detik. Aksinya tersebut mendapatkan sambutan meriah dari penonton.

RANS sendiri berupaya bangkit setelah turun minum. Di lima menit pertama, mereka menurunkan defisit poin jadi 10 poin di separuh waktu kuarter ketiga. Tapi momentum tersebut diputus oleh Rio Disi yang mencetak layup dan three point berturut-turut. RANS harus tertinggal dan kali ini malah lebih jauh, yakni 23 poin.

West Bandits semakin di atas angin setelah kuarter ketiga berakhir. Tapi mereka tidak boleh lengah. Sebab RANS bukan tim sembarangan. Sebab mereka bisa menurunkan defisit poin hanya dalam lima menit saja. Kalau itu terjadi lagi di kuarter keempat, maka kemenangan West Bandits bisa terancam. ***

wwwwww