Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
24 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
2
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
9 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
3
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
12 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
4
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
9 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
5
Badan Gizi Nasional Buka 953 Layanan Baru, Ibu Hamil di Daerah Tertinggal Jadi Prioritas Utama
Nasional
9 jam yang lalu
Badan Gizi Nasional Buka 953 Layanan Baru, Ibu Hamil di Daerah Tertinggal Jadi Prioritas Utama
6
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Nasional
6 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Home  /  Berita  /  Gelanggang
Indonesia Basketball League (IBL) 2022

Pacific Tak Mau Kalah di Kuarter Ketiga

Pacific Tak Mau Kalah di Kuarter Ketiga
Pacific Caesar Surabaya (Foto: iblindonesia)
Minggu, 16 Januari 2022 02:49 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Sepertinya daya juang anak-anak Pacific Caesar Surabaya sedang bagus. Buktinya mereka tidak menyerah di kuarter ketiga. Justru bisa unggul 18-11 di kuarter ketiga Seri 1 indonesia Basketball League (IBL) 2022. Tapi keunggulan tetap milik Prawira. Hasilnya akan ditentukan di kuarter terakhir.

Coach Aries Herman mempercayakan game kepada Tyronn Criswell yang memimpin rekan-rekannya dengan baik. Sementara Akeem Ellis istirahat, Criswell bisa menambahkan 11 poin sepanjang tiga kuarter ini. Pacific menyusul Prawira dengan skor 42-49. Sebaliknya Prawira kembali menunjukkan inkonsistensi dalam akurasi tembakan.

Yudha dan Andre membantu Spencer dalam menimba pundi-pundi poin untuk Prawira. Sayangnya, mereka hanya bisa menambahkan 10 poin di kuarter ketiga ini. Prawira sendiri punya senjata andalan yakni tembakan tiga angka. Tapi sejauh ini, dari 24 percobaan, mereka hanya memasukkan 5 three point saja. Tampaknya serangan tersebut kurang efektif.

Coach David Singleton akhirnya mengubah tak-tik dengan mengandalkan serangan ke paint area langsung. Mereka hanya bisa menahan kebangkitan Pacific. Tapi tidak bisa menambah jarak poin. Prawira harus berjuang keras di kuarter keempat agar mereka bisa memetik kemenangan perdana musim ini. Atau, kalau tidak, Pacific yang bakal mencetak kemenangan pertama di pembuka musim 2022. ***

wwwwww