Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
10 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
2
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
14 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
3
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
10 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
4
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Nasional
8 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
5
Badan Gizi Nasional Buka 953 Layanan Baru, Ibu Hamil di Daerah Tertinggal Jadi Prioritas Utama
Nasional
11 jam yang lalu
Badan Gizi Nasional Buka 953 Layanan Baru, Ibu Hamil di Daerah Tertinggal Jadi Prioritas Utama
6
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Home  /  Berita  /  Gelanggang
Indonesia Basketball League (IBL) 2022

Hangtuah Ungguli Satya Wacana di Kuarter Pertama

Hangtuah Ungguli Satya Wacana di Kuarter Pertama
Amartha Hangtuah Jakarta (Foto; iblindonesia)
Minggu, 16 Januari 2022 17:05 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Amartha Hangtuah Jakarta unggul 15-11 atas Satya Wacana Salatiga di kuarter pertama pada pertandingan hari kedua gelaran Indonesia Basketball League (IBL) 2022 di Hall Basket Senayan, Jakarta, Minggu (16/1/2022). Penguasaan bola kedua tim kurang bagus, karena banyak melakukan turnover yang sama-sama merugikan.

Meski memimpin di kuarter pertama, Hangtuah terlihat ceroboh dalam penguasaan bola. Ini terlihat dari beberapa kali melakukan turnover baik dari ball handling maupun bad pass. Sementara peran Anton Waters dan LaQuavious Cottong juga belum seperti yang diharapkan. Justru Cotton beberapa kali melakukan kesalahan seperti pemain Hangtuah lainnya.

Satya Wacana juga sama. Kehilangan Antoni Erga, yang kini membela Satria Muda Pertamina Jakarta, sangat berpengaruh. Khususnya mencari sosok yang mampu mengatur tempo permainan tim. Alexander Franklyn masih butuh jam terbang, untuk ada di posisi tersebut. Namun karena minim stok pemain, head coach Jerry Lolowang tidak punya pilihan lain.

Salah satu kelebihan Satya Wacana dibanding Hangtuah adalah pemainnya sudah saling mengerti satu sama lain. Sempat ada momen ketika Coach Jerry memainkan lima pemain lokal, dan hasilnya juga cukup bagus. Mereka bisa mengimbangi permainan Hangtuah. Laga ini bakal sengit untuk tiga kuarter berikutnya. ***

wwwwww