Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
8 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
3
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
15 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  Gelanggang
Indonesia Basketball League (IBL) 2022

Amartha Hangtuah Bergerak Cepat Benahi Rebound

Amartha Hangtuah Bergerak Cepat Benahi Rebound
Amartha Hangtuah Jakarta (Dok. iblindonesia)
Selasa, 11 Januari 2022 17:21 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Pelatih Amartha Hangtuah Jakarta, AF Rinaldo bergerak cepat membenahi pekerjaan rumah sebelum bergulir Indonesia Basketball League (IBL) 2022. Pria yang akrab disapa Inal itu menyoroti rebound yang masih bermasalah.

Pada beberapa uji coba, rebound menjadi momok bagi Amartha Hangtuah. Meski sudah diperkuat LaQuavious Cotton dan Anton Waters, sektor itu masih dirasa bermasalah.

“Meski sudah diperkuat pemain asing, defensive rebound kami belum konsisten. Namun masih ada cukup waktu sebelum dimulainya IBL 2022,” ujar Inal.

“Saya berharap untuk pemain lokal bisa makin baik juga ya defensive rebound-nya," imbuhnya.

Selain rebound, Inal juga menyoroti beberapa kelamahan lain. Satu di antaranya penguasaan bola.

“Kelemahan lain yang masih terlihat di kami adalah saat lawan menerapkan defense full court press, anak-anak sering kehilangan bola,” ujar Inal. ***

wwwwww