Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
2
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
3
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
4
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
Nasional
4 jam yang lalu
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
5
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
6
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Parlemen
3 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Home  /  Berita  /  Gelanggang
Indonesia Basketball League (IBL) 2022

Menatap Masa Depan Basket Indonesia dari Kacamata Arki

Menatap Masa Depan Basket Indonesia dari Kacamata Arki
Arki Dikania Wisnu (Dok. iblindonesia)
Minggu, 02 Januari 2022 09:56 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Penggawa Satria Muda Pertamina Jakarta, Arki Dikania Wisnu berbicara mengenai masa depan basket Indonesia yang menapaki jalan cerah. Dengan banyaknya pertandingan dan jumlah tim peserta, maka Indonesia Basketball League (IBL) bisa semakin diminati.

Pada IBL 2022, akan ada 16 tim peserta yang berpartisipasi. Jumlah tersebut merupakan yang terbanyak sepanjang sejarah kompetisi basket Indonesia.

Dengan 16 tim peserta, akan ada 176 pertandingan. Jumlahnya meningkat 96 laga dari musim sebelumnya.

“Artinya, basket Indonesia berkembang dengan makin banyaknya orang atau tim bergabung ke IBL,” ujar Arki.

Dengan banyaknya tim peserta, maka kebutuhan akan pemain basket profesional akan bertambah. Talenta yang sebelumnya kurang terserap, kini bisa dimaksimalkan.

“Ya bagus buat basket Indonesia. Semoga makin banyak pemain yang di SMA dan kuliah mau menjadi atlet profesional,” ujar Arki. ***

wwwwww