Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
2
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
3
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
Home  /  Berita  /  Gelanggang
Indonesia Basketball League (IBL) 2022

Sepuluh Pemain Asing Sudah Hadir di Indonesia

Sepuluh Pemain Asing Sudah Hadir di Indonesia
Kendall Yancy(Dok. iblindonesia)
Selasa, 28 Desember 2021 22:34 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Para pemain asing sudah berdatangan di Indonesia untuk tampil di Indonesia Basketball League (IBL) 2022. Mereka yang sudah menjalani protokol kesehatan atau karantina segera bisa berlatih bersama klub masing-masing.

Setelah diawali pemain pilihan Bali United, Kendall Yancy kemudian menyusul dua pemain untuk Dewa United, Darryl Palmer dan Dishon Lowery serta dua pemain pilihan DNA Bima Perkasa Jogja, David Atkinson dan Jordan Jacks.

Lima pemain berikut yang juga telah tiba di Indonesia adalah Michael Kolawole dan D'Monta Harris ( West Bandits Combiphar Solo), Jalil Abdul-Bassit dan Hal Shane Heyward (RANS PIK Basketball) serta LaQuavious Cotton (Amartha Hangtuah).

"Beberapa hari mendatang para pemain asing lainnya akan menyusul. Mereka tentu harus melewati protokol kesehatan yang sudah ditentukan seperti menjalani karantina," kata Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah.

Yancy dan Atkinson bukan nama asing bagi penggemar bolabasket Indonesia. Yancy termasuk bagian dari sukses Stapac meraih gelar juara IBL tahun 2019. Tahun yang sama Atkinson juga bermain untuk Bima Perkasa.

Kolawole dan Cotton juga pernah berkiprah di IBL. Kolawole sempat jadi andalan Louvre Dewa United dan Cotton ada di kubu Hangtuah.

Kita tunggu bagaimana permainan mereka musim depan. Tentu juga tak sabar menyaksikan kepiawaian pemain- pemain asing lainnya. ***

wwwwww