Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
2
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
3
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
4
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
Nasional
3 jam yang lalu
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
5
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Parlemen
3 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
6
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
Home  /  Berita  /  Gelanggang
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2021-2022

Pesut Etam Maksimalkan Jatah Libur

Pesut Etam Maksimalkan Jatah Libur
Sultan Samma. (Dok. ligaindonesiabaru)
Selasa, 28 Desember 2021 20:55 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SAMARINDA - Libur selama sepekan yang diberikan manajemen Borneo FC kepada pemain, disambut suka cita. Sebab mereka punya kesempatan bertemu dengan keluarga meski dalam durasi singkat.

Hal ini juga dirasakan pemain senior di Pesut Etam, Sultan Samma. Pemain asli kelahiran Kota Tepian ini mengaku, waktu libur benar-benar harus dimaksimalkan bersama keluarga. Sebab selama lebih dari dua bulan semua pemain fokus pada program latihan dan pertandingan.

"Libur 8 hari jelas sangat kami manfaatkan untuk bertemu keluarga. Sebab selama kompetisi yang berpusat di Jawa, kami tidak bisa seintens biasanya jumpa anak istri," ujar Sultan.

Kendati demikian, Sultan mengaku dirinya tetap menjalankan program yang diberikan pelatih. Dijelaskannya, sebelum libur seluruh pemain sudah diberi instruksi untuk menjaga stamina agar saat berkumpul kembali, kondisi fisik pemain tak turun.

“Yang pasti kami diminta menjaga kondisi. Selama ini kalau tak ada program latihan bersama, saya tetap latihan karena sepak bola adalah pekerjaan saya sebagai pemain profesional,” tambahnya.

Ditambahkan Sultan, saat latihan mandiri dilakukan intensitasnya tak seperti latihan bersama. Artinya pemain merasa tak “dipaksa” untuk latihan sampai tenaga terkuras.

"Dari pelatih kami diberi program latihan yang harus kita lahap meskipun dalam intensitas yang berbeda. Pelatih minta agar kondisi kami sekembalinya dari libur tidak terlalu jatuh dan bisa kembali fokus," bebernya.

Sultan sendiri selama putaran ketiga berjalan, memang kurang mendapatkan jam bermain. Namun ia sama sekali tak mempersoalkan hal tersebut, karena pelatih punya taktik dan strategi sendiri dalam setiap pertandingan untuk menentukan siapa yang bermain.

“Yang pasti kami harus selalu siap jika dipercaya turun bertanding. Itulah mengapa kami harus sadar untuk menjaga terus kondisi kami,” kata Sultan mengakhiri. ***

wwwwww