Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
2
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
3
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
4
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
Nasional
5 jam yang lalu
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
5
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
6
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Parlemen
4 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Penghargaan Kemenpora Tidak Khusus untuk Tim Piala Thomas, Tetapi Juga Pembinaan

Penghargaan Kemenpora Tidak Khusus untuk Tim Piala Thomas, Tetapi Juga Pembinaan
Ketua Umum PP PBSI, Agung Firman Sampurna saat menerima penghargaan secara simbolis dari Menpora Amali. (Dok. Kemenpora)
Selasa, 28 Desember 2021 20:15 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Ketua Umum PP PBSI Agung Firman Sampurna perlu meluruskan berita menyangkut penghargaan yang diterima PBSI dari Pemerintah melalui Kemenpora. Menurut nakhoda organisasi bulutangkis nasional ini, penghargaan yang diterima dalam sebuah acara di Jakarta, Senin (27/12/2021) itu, tidak secara khusus hanya diperuntukkan bagi Tim Piala Thomas, tetapi juga untuk pembinaan PP PBSI.

Menurut Agung, apresiasi dari Kemenpora itu diserahkan kepada induk organisasi cabang olahraga yang mendapatkan penghargaan. Apresiasi ini ditujukan untuk mendukung pembinaan dan pengembangan cabang olahraga yang bersangkutan.

Terdapat tiga cabang olahraga yang mendapat apresiasi dari Kemenpora pada akhir tahun ini. Mereka adalah PBSI, PABSI, dan National Paralympics Committee (NPC). PBSI memperoleh Rp10 miliar, PABSI mendapat Rp1,25 miliar, dan NPC dapat Rp5 miliar.

"Karena sepanjang tahun ini prestasi PBSI paling banyak, maka penghargaan dalam bentuk dana pembinaannya juga paling besar, yakni Rp10 miliar. Jumlah apresiasi yang diberikan Kemenpora tersebut disesuaikan dengan prestasi yang dihasilkan masing-masing induk organisasi cabang olahraga," tutur Agung.

Untuk diketahui, pada tahun ini PBSI mampu menjaga dan mempertahankan tradisi merebut medali emas di Olimpiade lewat keberhasilan Greysia Polii/Apriyani Rahayu pada Olimpiade Tokyo 2020. Selain itu tim beregu putra bulutangkis juga sukses kembali memboyong Piala Thomas 2020 di Aarhus, Denmark, setelah menanti selama 19 tahun.

Disampaikan oleh Agung, dengan demikian penghargaan yang diberikan Kemenpora itu tidak secara khusus hanya diperuntukkan bagi pencapaian dan keberhasilan tim Piala Thomas saja. Tetapi juga untuk pembinaan dan pengembangan olahraga bulutangkis karena diserahkan kepada PP PBSI secara umum.

Menyangkut alokasi penghargaan tersebut, menurut Agung, rencananya bakal diarahkan untuk Tim Piala Thomas, yaitu terdiri dari pemain, pelatih, dan tim pendukung.

"Selain itu, juga ada alokasi untuk kegiatan rekrutment, pelatihan, dan pembinaan pemain agar proses penciptaan para juara di Pelatnas Cipayung bisa terus berkelanjutan dan tidak terputus," tutur Agung. ***

wwwwww