Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
23 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
2
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
14 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
3
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
Gelanggang
15 jam yang lalu
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
4
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
Gelanggang
15 jam yang lalu
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
5
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
12 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Home  /  Berita  /  Gelanggang
Indonesia Basketball League (IBL) 2022

Charles Bronson Center Tangguh yang Kini Jadi Pengurus PP Perbasi

Charles Bronson Center Tangguh yang Kini Jadi Pengurus PP Perbasi
, Charles Bronson Siringoringo. (Dok. iblindonesia)
Selasa, 14 Desember 2021 18:00 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Mengawali latihan bolabasket di klub amatir Pratama Sangkala, Charles Bronson Siringoringo (jersey no 11)kemudian menapak karier bolabasket profesional setelah direkrut Indonesia Muda Texmaco dan berlaga di Kobatama pada tahun 1996. Kobatama saat itu adalah kompetisi bolabasket tertinggi di Indonesia sebelum mengubah diri menjadi Indonesia Basketball League (IBL).

Tahun 1996 pula Charles masuk anggota tim DKI Jaya pada Pekan Olahraga Nasional di Jakarta. "Kami merebut medali perunggu," kenang adik dari mantan center tim nasional Indonesia, Saut Lambok Jonson Siringoringo.

Penampilan cemerlang Charles di kompetisi Kobatama sempat membuat masuk dalam pemusatan latihan nasional (pelatnas) untuk SEA Games Kuala Lumpur 2001. "Saya hanya ikut seleksi saja, namun gagal terpilih," akunya.

Sembilan musim memperkuat Indonesia Muda, Charles kemudian hijrah ke Citra Satria pada tahun 2005 hingga dia mengakhiri karier sebagai pemain bolabasket profesional pada kompetisi 2009/10.

Charles tidak benar-benar meninggalkan bola basket. Bahkan kini dia memiliki jabatan dan tugas cukup penting di Pengurus Pusat Persatuan Bolabasket Seluruh Indonesia (PP Perbasi).

"Saya kini menjadi Ketua Bidang Etik dan Hukum PP Perbasi," tuturnya.

Selamat bertugas mengembangkan dan memajukan bolabasket Indonesia dari luar lapangan, Charles Bronson. ***

wwwwww