Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
10 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
2
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
13 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
3
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
9 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
4
Badan Gizi Nasional Buka 953 Layanan Baru, Ibu Hamil di Daerah Tertinggal Jadi Prioritas Utama
Nasional
10 jam yang lalu
Badan Gizi Nasional Buka 953 Layanan Baru, Ibu Hamil di Daerah Tertinggal Jadi Prioritas Utama
5
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Nasional
7 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
6
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Home  /  Berita  /  Gelanggang

NOC Indonesia Soroti Pemilihan Cabor dan Kesiapan Tuan Rumah SEA Games 2021

NOC Indonesia Soroti Pemilihan Cabor dan Kesiapan Tuan Rumah SEA Games 2021
Sekjen NOC Indonesia, Ferry J Kono. (Dok. NOC Indonesia)
Rabu, 08 Desember 2021 19:53 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) merespon aktif keputusan Panitia Penyelenggara SEA Games 2021 Hanoi. Keputusan pemilihan cabang olahraga (cabor) hingga kesiapan tuan rumah menggelar multi event pada masa pandemi Covid-19 menjadi sorotan Organisasi Non-pemerintah pimpinan Raja Sapta Oktohari di SEAGF Meeting yang diadakan virtual, Selasa (07/12/2021).

Dalam rapat yang dipimpin COO SEAGF Dato Seri Chaiyapak Siriwat, Panitia SEA Games Vietnam dan Komite Olimpiade Vietnam memastikan penyelenggaraan SEA Games XXXI pada 12-23 Mei 2022 di Hanoi dan sekitarnya.

“Resmi diputuskan SEA Games XXXI digelar 12-23 Mei dengan mempertandingkan 40 cabang olahraga dan 526 number of event. Selanjutnya, NOC Indonesia akan segera berdikusi lagi dengan Komisi Atlet untuk membahas kesiapan cabor dan jumlah atlet yang akan turun,” kata Sekretaris Jenderal NOC Indonesia Ferry Kono, Rabu (08/12).

Terkait pemilihan cabor, Ferry menjelaskan NOC Indonesia sangat vokal. Mulai dari alasan pemilihan sejumlah cabor serta rujukan pengakuan cabor yang terafiliasi dengan International Federation.

“Ada sejumlah cabor yang kami pertanyakan karena NOC Indonesia tetap harus mengutamakan kepentingan Indonesia. Namun, SEAGF Charter (Piagam SEAGF) memang sudah menjelaskan bahwa cabor wajib di SEA Games hanya akuatik dan atletik, makanya dari dulu NOC Indonesia selalu menekankan SEA Games ini sekadar menjadi sasaran antara saja,” kata Ferry.

SEAGF Charter mengatur program cabor untuk SEA Games, yakni minimun harus mempertandingkan 22 cabor dari tiga kategori. Pertama, cabor wajib yakni atletik dan renang. Kedua, cabor yang dipertandingkan di Olimpaide dan di Asian Games, minimal 14 cabor. Ketiga, cabor lain yang mengandung unsur pelestarian olahraga lokal Asia Tenggara, minimal 8 cabor.

Selain itu, NOC Indonesia juga mempertanyakan kesiapan tuan rumah dalam mengatasi kasus Covid-19 selama multi event terakbar di Asia Tenggara ini digelar. Panitia Penyelenggara SEA Games Vietnam berkomitmen untuk melakukan tes harian berkala, dengan metode saliva dan PCR.

Panitia penyelenggara SEA Games Vietnam juga akan meminta kontingen masing-masing negara menyiapkan dokumen medis dan bukti vaksinasi untuk seluruh atlet, pelatih, official terkait.

“Tes selama games time SEA Games di Hanoi ditanggung panitia penyelenggara. Tapi, tes sebelum keberangkatan menjadi tanggungan NOC negara. Sementara perawatan yang berhubungan dengan cedera lama, ditanggung oleh asuransi yang disiapkan oleh masing-masing NOC,” kata Ferry.

Dalam rapat kemarin, NOC Indonesia juga menyatakan kesiapan untuk menjadi tuan rumah pengganti setelah Brunei mundur sebagai penyelenggara SEA Games 2027. Terkait hal ini, pimpinan SEAGF Dato Seri Chaiyapak Siriwat menyampaikan apresiasi ketertarikan Indonesia dan akan membahasnya dalam pertemuan SEAGF selanjutnya pada Januari 2022, yang sekaligus mejadi pertemuan pertama Chef de Mission (CdM) Meeting di Hanoi.

Daftar Cabor SEA Games Hanoi (40 Cabor - 526 Nomor Event) :

1 Atletik (47 Event)
2 Akuatik (48 Event, 2 Disiplin)
3 Panahan (10 Event)
4 Bulu Tangkis (7 Event)
5 Basket (4 Event)
6 Biliar Snookers (10 Event)
7 Tinju (13 Event)
8 Kano/Kayak (19 Event)
9.1 Catur (10 Event)
9.2 Xiangqi (4 Event)
10 Balap Sepeda (12 Event, 2 Disiplin)
11 Dance Sport (12 Event)
12 Anggar (12 Event)
13 Sepak Bola (4 Event)
14 Golf (4 Event)
15 Senam (21 Event, 3 Disiplin)
16 Bola Tangan (4 Event)
17 Judo (13 Event)
18 Karate (15 Event)
19 Muay Thai (11 Event)
20 Pentaque (8 Event)
21 Pencak Silat (16 Event)
22 Rowing (16 Event)
23 Sepak Takraw (8 Event)
24 Menembak (22 Event)
25 Tenis Meja (7 Event)
26 Tenis (7 Event)
27 Voli (4 Event)
28 Taekwondo (19 Event)
29 Angkat Besi (14 Event)
30 Gulat (18 Event)
31 Wushu (21 event)
32 Binaraga (10 Event)
33 Boling (6 Event)
34 Esports (10 Event)
35 Selam (13 Event)
36 Kickboxing (12 event)
37 Kurash (10 Event)
38 Jujitsu (6 Event)
39 Triathlon dan Duathlon (4 Event)
40 Vovinam (15 Event). ***

wwwwww