Stefan Neno Dikunci Hangtuah
![]() |
| Stefan Neno (Dok. iblindonesia) |
Penulis: Azhari Nasution
Pemain-pemain dengan kontribusi poin besar di Hangtuah musim lalu yakni Sevly Rondonuwu, Abraham Wenas, Fisyaiful Amir, Oki Wira Sanjaya, dan Stefan Neno. Dari nama-nama tersebut, ada Oki Wira dan Neno yang bisa diandalkan untuk skema tembakan jarak jauh. Pasca kepergian Oki, maka mempertahankan Neno jadi langkah yang tepat bagi Hangtuah.
Neno sendiri musim lalu belum tampil maksimal. Tentu IBL Fans ingat bahwa Neno sempat menderita cedera lutut di awal tahun. Berita ini sempat menurunkan kepercayaan diri Hangtuah di liga. Beruntung Neno bisa sembuh dan tampil di IBL Pertamax 2021. Pemain berusia 24 tahun tersebut bermain 15 pertandingan dengan catatan rata-rata 8,8 PPG, 2,4 RPG, dan 1,2 APG. 3PTS precentage Neno di kisaran 34%. Tetapi secara percobaan (attempt), Neno dan Oki sama-sama melepaskan 96 tembakan three point dalam satu musim.
Head Coach Antonius Ferry Rinaldo tampaknya jadi sosok yang tepat di Hangtuah. Khususnya dalam memacu pemain-pemain muda untuk bangkit. Kalau dari point guard, Coach Inal pernah sukses menangani Andre Rorimpandei, serta meningkatkan kemampuan Lutfie Eka Koswara di IBL Pertamax 2020. Pembuktian inilah yang dipegang oleh Hangtuah, bahwa Coach Inal bisa memunculkan potensi dari Neno, dan small man lainnya.
Pekerjaan rumah Hangtuah lebih besar musim ini. Mereka masih belum mengumumkan siapa pemain yang bakal beroperasi di bawah ring. Karena masalah big man ini yang membuat mereka terpuruk musim lalu. ***
| Kategori | : | Gelanggang, Binawidya |











