Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
2
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
3
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
4
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
Nasional
4 jam yang lalu
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
5
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Parlemen
3 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
6
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

Hirup Udara Bebas, Pria Bertato Ini Ternyata Berhasil Khatam Alquran dan Hijrah saat di Penjara

Hirup Udara Bebas, Pria Bertato Ini Ternyata Berhasil Khatam Alquran dan Hijrah saat di Penjara
Fajar Pamungkas. (Foto: Istimewa)
Rabu, 18 Agustus 2021 05:00 WIB

SOLO - Membaca Alquran menjadi kewajiban umat muslim. Hal itu sebagai tuntunan dalam menjalani kehidupan di Dunia.

Namun siapa sangka narapidana bertato di rutan Kota Solo ini sudah khatam membaca Alquran. Ia adalah Fajar Pamungkas. Ia adalah salah satu warga binaan rutan solo yang menghirup udara bebeas setelah mendapat remisi pada HUT Kemerdekaan Republik Indonesia.

Menyadur dari Solopos.com, Fajar Pamungkas dan tiga rekannya sesama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) langsung bersujud syukur setelah keluar dari pintu Rutan Solo pada Selasa (17/8/2021).

Pemuda bertato hingga ke wajah itu berhasil khatam Alquran selama menjalani masa hukuman di Rutan Solo karena terjerat kasus penganiayaan.

Fajar Pamungkas, kepada wartawan, mengatakan tak sanggup menahan air matanya setelah delapan bulan mendekam di Rutan Solo. Di dalam Rutan, ia memperoleh banyak pengalaman dalam hidupnya termasuk berhijrah. "Awal masuk belum bisa baca Alquran, sekarang sudah lancar. Ramadan juga khatam membaca Alquran,” papar dia.

Dengan memakai kaus hitam bertuliskan Umar Bin Khatab, Fajar terus mengucap syukur di depan gerbang Rutan Solo. Ia sengaja tidak memberi kabar keluarganya di Karanganyar karena ingin membuat kejutan untuk keluarganya. "Sengaja tidak memberi kabar, biar jadi surprise. Rencananya setelah ini mau berjualan saja," papar dia.

Sementara itu, Sugito, setelah bersujud langsung memeluk erat Kepala Rutan Solo, Urip Dharma Yoga. Sembari menangis, ia mengucapkan terima kasih dan permintaan maaf. Ia berencana kembali bekerja sebagai sopirantarprovinsi. "Saya banyak belajar di dalam rutan, belajar apa saja, dari bimbingan rohani hingga ketrampilan,” papar dia.

Menurutnya, banyak yang cerita yang ia dapat selama menjalani hukuman selama delapan tahun kasus penggelapan sepeda motor. Namun, cerita suka maupun duka di dalam rutan kalah dengan cerita kebahagiaan yakni kebebasan.

Kepala Rutan Solo, menasihati mereka untuk mengambil segela kebaikan yang diperoleh selama di rutan. Dalam peringatan hari kemerdekaan, empat orang WBP bebas setelah memperoleh remisi dan satu orang bebas murni.

“Harapan kami setelah keluar ini jangan sampai melanggar hukum lagi. Dengan bekal yang kami beri, mudah-mudahan bisa kembali ke masyarakat dengan positif,”kata Urip.

Urip menambahkan terdapat 150 narapidana lain yang mendapat remisi umum berupa pemotongan masa tahanan mulai dari satu bulan hingga enam bulan. Sementara itu, remisi menjadi program Kemenkumham serentak di seluruh rutan dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Balai Kota, Cendekia, Warga Bertuah, Kabar Bertuah
wwwwww