Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Drama Menit Akhir! Penalti Ditepis, PSPS Pekanbaru Gagal Curi Tiga Poin di Markas Adhyaksa FC
Gelanggang
18 jam yang lalu
Drama Menit Akhir! Penalti Ditepis, PSPS Pekanbaru Gagal Curi Tiga Poin di Markas Adhyaksa FC
2
Wali Kota Pekanbaru Gandeng Kementerian Pekerjaan Umum Revitalisasi Kawasan Danau Buatan
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gandeng Kementerian Pekerjaan Umum Revitalisasi Kawasan Danau Buatan
3
Melangkah ke Panggung Nasional, Remaja Asal Bukittinggi Haura Isra Fitriani Wakili Sumatera Barat di Bali
Nusantara
14 jam yang lalu
Melangkah ke Panggung Nasional, Remaja Asal Bukittinggi Haura Isra Fitriani Wakili Sumatera Barat di Bali
4
Gagal Bawa Pulang Tiga Poin dari Bekasi, Pelatih PSPS Pekanbaru Apresiasi Mentalitas Skuad Askar Bertuah
Gelanggang
18 jam yang lalu
Gagal Bawa Pulang Tiga Poin dari Bekasi, Pelatih PSPS Pekanbaru Apresiasi Mentalitas Skuad Askar Bertuah
5
Ajang Kencana Fight 2026 Resmi Dibuka, Wali Kota Agung Nugroho Dorong Petarung Jalanan Raih Prestasi di Ring
Gelanggang
16 jam yang lalu
Ajang Kencana Fight 2026 Resmi Dibuka, Wali Kota Agung Nugroho Dorong Petarung Jalanan Raih Prestasi di Ring
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Rakyat Butuh Makan, Senyuman Politisi di Baliho Tidak Bikin Perut Kenyang

Rakyat Butuh Makan, Senyuman Politisi di Baliho Tidak Bikin Perut Kenyang
Baliho Ketua DPR RI, Puan Maharani. (Foto: Istimewa)
Senin, 09 Agustus 2021 05:42 WIB

JAKARTA - Pemasangan baliho para politisi yang ramai dilakukan di penjuru negeri merupakan hal yang mubazir. Sebab pemasangan itu tidak lantas membuat perut rakyat, yang sedang terhimpit masalah kesehatan dan keuangan, terisi.

"Rakyat kan selama ini ingin bantuan secara konkret. Apakah baliho senyuman sapa politisi menyelesaikan masalah perut rakyat," tanya Direktur Eksekutif Voxpol Center Pangi Syarwi Chaniago, Minggu (8/8/2021) kemarin.

Menurutnya, di saat rakyat sedang kesusahan dan membutuhkan bantuan secara nyata seperti sekarang, pesan-pesa yang ada di dalam baliho tidak akan dipedulikan.

Sebaliknya, rakyat justru merasa jenuh dan risih dengan apa yang ditampilkan para politisi tesebut karena kemunculannya tidak tepat.

"Jangan-jangan masyarakat menjadi makin jenuh dan resisten dengan baliho politisi yang dipasang pada masa waktu yang kurang tepat," kata Pangi.

Dari segi waktu, Pangi juga merasa kurang pas karena Pilpres 2024 masih cukup lama. "Pilpres masih jauh, masih cukup waktu untuk menyapa masyarakat via baliho dan menyalami masyarakat," paparnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:GoNews Group, Parlemen, Balai Kota, Warga Bertuah
wwwwww