Kemenpora Akan Cari Strategi Agar Cabang Angkat Besi Lebih Diminati Masyarakar
![]() |
| Menpora Zainudin Amali. (Foto: Istimewa) |
Penulis: Azhari Nasution
Bahkan, Eko Yuli Irawan yang merebut perak di Olmpiade 2020 Tokyo telah mengukir sejarah dengan meraih medali dalam emoat penampilan di Olimpiade. Sebelumnya, Eko meraih perak di Olimpiade 2016 Rio de Janeiro, perunggu Olimpiade 2012 London, dan perunggu Olimpiade 2008 Beijing.
Potensi itu juga bisa dilihat dengan munculnya lifter junior Windy Cantika yang meraih perunggu kelas 49kg putri dan Rahmat Erwin Abdullah yang juga meraih perunggu di Olimpiade 2020 Tokyo.
Menpora Zainudin Amali melihat potensi tersebut. Makanya, dia membuat terobosan dimana Kemenpora akan berupaya untuk mensosialisasikan cabang olahraga angkat besi di tengah masyarakat Indonesia sehingga diminati seperti cabang olahraga lainnya.
Hal tersebut disampaikan Menpora Amali dalam wawancara live, Selasa (3/8/2021) siang.
Diakui Amali, cabang olahraga angkat besi yang merupakan olahraga individu memang sangat sulit untuk diminati seperti Bulutangkis, Sepak bola dan Bola voli. Sebab, cabang-cabang olahraga tersebut ada pertandingan atau turnamen kejuaraan yang profesional dan hadiahnya sangat besar.
“Olahraga angkat besi ini adalah olahraga individual yabg kurang diminati. Makanya, kita harus carikan cara, paling tidak masyarakat itu mau dan suka untuk menggeluti cabang olahraga angkat besi. Memang tidak mudah di masyarakat kita terutama bagi yang kaum perempuan,” ungkapnya.
Namun demikian, Menpora Amali optimis dengan Grand Design Olahraga Nasional pihaknya akan melakukan pembinaan usia dini atlet angkat besi baik melalui sentra olahraga maupun Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP) seperti yang ada saat ini di berbagai daerah.
“Mungkin sosialisasi kemasyarakatan akan kita dorong supaya mereka tertarik. Tapi kalau diusahakan untuk bagaimana euphoria masyarakat sama seperti dengan Bulu tangkis, Sepak bola, Bola basket dan Voli itu masih belum,” katanya.
Menurutnya, sosialisasi dan pembinaan tersebut perlu dilakukan secara bertahap sehingga angkat besi diminta masyarakat. Bahkan, bukan saja di Indonesia, angkat besi dan olahraga seperti panahan, menembak dan olahraga yang jarang ada kejuaraannya nasionalnya kurang diminati.
“Memang kita akan usahakan tetapi untuk sama persis (dengan sepakbola dan bulu tangkis) tidak, tapi menarik minat, mengikuti itu kita butuh dorongan dari semua pihak," tandasnya.
Menurut dia, tidak menyerah dalam melakukan hal tersebut, karena angkat besi ini adalah olahraga yang secara konsisten berprestasi menyumbangkan medali untuk Indonesia. Bahkan Menpora optimistis Olimpiade Paris 2024 mampu maeraih medali emas. "Kalau kita persiapkan dari sekarang saya punya keyakinan (meraih medali emas)," pungkasnya.***
| Editor | : | Muslikhin Effendy |
| Kategori | : | Gelanggang, Balai Kota, Warga Bertuah |











