Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Drama Menit Akhir! Penalti Ditepis, PSPS Pekanbaru Gagal Curi Tiga Poin di Markas Adhyaksa FC
Gelanggang
18 jam yang lalu
Drama Menit Akhir! Penalti Ditepis, PSPS Pekanbaru Gagal Curi Tiga Poin di Markas Adhyaksa FC
2
Wali Kota Pekanbaru Gandeng Kementerian Pekerjaan Umum Revitalisasi Kawasan Danau Buatan
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gandeng Kementerian Pekerjaan Umum Revitalisasi Kawasan Danau Buatan
3
Melangkah ke Panggung Nasional, Remaja Asal Bukittinggi Haura Isra Fitriani Wakili Sumatera Barat di Bali
Nusantara
14 jam yang lalu
Melangkah ke Panggung Nasional, Remaja Asal Bukittinggi Haura Isra Fitriani Wakili Sumatera Barat di Bali
4
Gagal Bawa Pulang Tiga Poin dari Bekasi, Pelatih PSPS Pekanbaru Apresiasi Mentalitas Skuad Askar Bertuah
Gelanggang
18 jam yang lalu
Gagal Bawa Pulang Tiga Poin dari Bekasi, Pelatih PSPS Pekanbaru Apresiasi Mentalitas Skuad Askar Bertuah
5
Ajang Kencana Fight 2026 Resmi Dibuka, Wali Kota Agung Nugroho Dorong Petarung Jalanan Raih Prestasi di Ring
Gelanggang
16 jam yang lalu
Ajang Kencana Fight 2026 Resmi Dibuka, Wali Kota Agung Nugroho Dorong Petarung Jalanan Raih Prestasi di Ring
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

Ada Efisiensi di Pengecatan Pesawat Kepresidenan, Kata Faldo

Ada Efisiensi di Pengecatan Pesawat Kepresidenan, Kata Faldo
Stafsus Mensesneg RI, Faldo Maldini. (foto: dok. ist.)
Selasa, 03 Agustus 2021 17:49 WIB
JAKARTA - Stafsus Mensesneg RI, Faldo Maldini menjelaskan, ada efisiensi di pengecatan pesawat kepresidenan yang menjadi sorotan saat ini.

Dalam penjelasannya, Faldo memaparkan, pengecatan pesawat kepresidenan tersebut merupakan rencana sejak 2019. Kala itu, untuk menyambut hari Kemerdekaan RI ke-75. Namun, kala itu, pesawat urung dicat lantaran jadwal servis Pesawat BJJ 2 yang menjadi unit pesawat kepresidenan, sesuai rekomendasi pabriknya jatuh pada 2021. "Tadinya, itu satu paket sama beberapa armada lain yang sudah datang waktunya," ujarnya.

Saat ini, sesuai jadwal servis tersebut, ketika pengecatan dilakukan sekalian, "Justru biar lebih efisien," jelas Faldo kepada GoNEWS.co, Selasa (3/8/2021).

Lebih jauh, Faldo menjelaskan, anggaran saat ini sudah fokus pada pandeminsesuai dengan aturan dan ketentuan Kementerian Keuangan RI. "Rencana ini tentunya sudah ada juga di dalam APBN. Jadi, ya harus dilaksanakan," ujarnya.

Pemerintah pun percaya pada kualitas industri dalam negeri yang mengerjakan pengecatan ini. Di kala pandemi, kala Faldo, belanja pemerintah dapat mendorong geliat sektor usaha, apalagi industri penerbangan yang sangat terdampak pandemi.

Sebelumnya, di media sosial beredar foto pesawat presiden baru dicat ulang. Foto tersebut disertai keterangan bahwa biaya pengecatan mencapai Rp1,4 miliar hingga Rp1,9 miliar.

Tidak hanya pesawat Kepresidenan RI, helikopter khusus presiden pun dikabarkan turut mendapat pengecatan baru. Dalam unggahan tersebut, tampak pesawat Kepresidenan yang telah dicat merah putih bersanding dengan helikopter kepresidenan yang dicat dengan warna senada.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Kampus, Balai Kota, Kabar Bertuah
wwwwww