Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
2
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
3
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Seorang Pelajar Tewas Saat Tawuran di Bypaas Padang

Seorang Pelajar Tewas Saat Tawuran di Bypaas Padang
Polisi mengamankan dua orang terkait tawuran di Padang. (Foto: iNews/Budi Sunandar).
Senin, 02 Agustus 2021 18:39 WIB
PADANG - Seorang pelajar tewas dalam tawuran di bypass wilayah Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar). Dua orang yang diduga menganiaya korban telah diamankan polisi.

Para pelaku diamankan saat sedang nongkrong di pinggir jalan di Sungai Sapiah, Kecamatan Nanggalo Padang. Dalam tawuran tersebut, ada tiga orang yang menganiaya dua pelajar dengan balok dan senjata tajam menyebabkan satu tewas dan satu kritis.

Satu orang berinisial GA ditetapkan sebagai tersangka, sementara rekannya AB berstatus sebagai saksi karena tidak terlibat penganiayaan tersebut. Dua orang pelaku lainnya kini dalam pengejaran petugas.

Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda, satu orang diamankan dan sudah ditetapkan sebagai tersangka. Dia dan dua rekannya melakukan kekerasan kepada para pelajar dengan membalok bagian kepala hingga meninggal dunia.

"Ada dua orang rekannya masih dalam pengejaran," kata Kompol Rico di Kota Padang, Sumbar, Senin (2/8/2021).

Motif penyerangan ini, kata dia, diduga karena masalah pertikaian antar pelajar atau tawuran. Sebab saat kejadian, korban juga bersama rekan-rekannya diduga hendak bertemu dengan komplotan pelaku untuk tawuran.

Sementara GA mengaku, memang sering terlibat bentrok dan tawuran dengan sejumlah pelajar. Saat penyerangan tersebut, dia mendapati korban melintas dengan motor. Kemudian dia langsung memukul balok kepala korban hingga tersungkur dan akhirnya tewas. "Iya, saya balok saat dia di motor," kata Kompol Rico. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:sumbar.inews.id
Kategori:Warga Bertuah, Binawidya, Kulim
wwwwww