Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
11 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
3
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
18 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  Balai Kota

Kemenkes Benarkan Korona Bisa Hidup di Uang Kertas dan Pulpen

Kemenkes Benarkan Korona Bisa Hidup di Uang Kertas dan Pulpen
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kemenkes RI yang juga Jubir Vaksinasi Kemenkes RI, dr. Siti Nadia Tarmizi dalam suatu kesempatan. (foto: dok. ist.)
Minggu, 25 Juli 2021 14:07 WIB
JAKARTA - Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kemenkes RI, dr. Siti Nadia Tarmizi mengungkapkan, virus korona bisa hidup di benda mati seperti uang kertas dan pulpen.

"Iya benar," kata Nadia saat dikonfirmasi GoNEWS.co, Minggu (25/7/2021).

"Seperti di kertas (kertas biasa seperti kardus) itu bisa 4 jam, dan di uang kertas bisa 4 hari. Kalau pulpen yang metal atau palstik bisa 2-3 hari," imbuh Nadia menjelaskan.

Karenanya, kata Nadia, pihaknya mengimbau agar masyarakat rajin mencuci tangan setiap kali selesai memegang benda mati yang mungkin saja dihinggapi virus korona.

"Harus selalu cuci tangan," tandas Nadia.

Nadia menjelaskan, pada prinsipnya, keberadaan virus korona di benda mati itu bisa terjadi ketika benda mati tersebut terkena droplet dari orang yang positif Covid-19. Ia berharap, setiap orang lebih meningkatkan kewaspadaan dan menegakkan protokol kesehatan di keseharian.

Sebelumnya, beredar catatan bahwa Seniman, Eros Djarot terpapar Covid-19 padahal Ia sedang mengasingkan diri di villa nya dan tidak berinteraksi dengan orang. Setelah mencoba melakukan penelurusan pada jejak aktivitas pribadinya sendiri, Ia menduga Ia terpapar virus korona dari uang kertas.

"Saya pernah suruh pembantu pergi belanja. Beli apa gitu, mungkin di uang kembalian itu menempel virus," kata Eros sebagaimana dikutip dari TobaSatu.

Situs itu menyebut, cerita Eros Jarot yang mereka publikasikan itu merupakan catatan Ilham Bintang.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Kesehatan, Kampus, Balai Kota
wwwwww