Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
12 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
3
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
19 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
4
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
5
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Sempat Demam 10 Hari, Mahasiswa di Medan Meninggal Dunia Usai Divaksin Covid-19

Sempat Demam 10 Hari, Mahasiswa di Medan Meninggal Dunia Usai Divaksin Covid-19
Keluarga memperlihatkan foto mahasiswai saat divaksin. (Foto: Istimewa)
Sabtu, 24 Juli 2021 20:27 WIB

MEDAN - Seorang mahasiswa bernama Erwin Perdana Nasution meninggal dunia setelah menjalani vaksinasi COVID-19, Rabu (21/07/2021).

Erwin memilih untuk divaksin karena ia harus memiliki sertifikat vaksin untuk dapat mengikuti Praktik Kerja Lapangan (PKL) dari kampusnya, Politeknik Pariwisata Negeri Medan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Erwin menjalani vaksinasi bersama sepupu, adik, paman, dan tantenya di Kantor Kesehatan Kelas I Medan di Belawan.

Sepulang menjalani vaksin, Erwin mengalami demam tinggi berhari-hari meski sudah diberi obat oleh ibunya yang bernama Dewi.

Karena kondisinya tidak membaik, Erwin dibawa ke Rumah Sakit (RS) Imelda Medan untuk menjalani swab antigen dan PCR.

Saat menjalani tes swab, Erwin mengeluh sesak di dadanya, Erwin pun akhirnya mendapat oksigen sambil menjalani serangkaian tes.

Mengetahui hasil tes antigen yaitu positif, Erwin dan Dewi pulang untuk menjalani isolasi mandiri di rumah. Pada esok harinya, kondisi Erwin semakin memburuk sehingga dilarikan kembali ke RS Imelda dan diharuskan untuk isolasi di rumah sakit.

Erwin menjalani isolasi di rumah sakit selama 10 hari sebelum meninggal dunia. Selain Erwin, pamannya yang bernama Irfan mengalami koma setelah vaksin di tempat yang sama.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Kesehatan, Balai Kota, Warga Bertuah
wwwwww