Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
15 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
2
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
22 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
3
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Ringankan Beban Orang Tua, DPRD Pekanbaru Dorong Seluruh Siswa SD dan SMP Dapat Seragam Gratis
Parlemen
18 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, DPRD Pekanbaru Dorong Seluruh Siswa SD dan SMP Dapat Seragam Gratis
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  Gelanggang
Olimpiade 2020 Tokyo

Kalah di Babak Penyisihan, Melani/Mutiara Masih Berpeluang

Kalah di Babak Penyisihan, Melani/Mutiara Masih Berpeluang
Sabtu, 24 Juli 2021 19:49 WIB
TOKYO - Pasangan atlet dayung putri, Melani Putri dan Mutiara Rahma Putri hanya mampu meraih peringkat ke-6 pada babak penyisihan nomor Lightweight Double Sculls (LWX2) cabang olahraga dayung Olimpiade 2020 Tokyo.

Meski gagal di babak penyisihan, Melani/Mutiara masih punya peluang untuk melaju ke semifinal pada babak ulangan khusus atlet yang mengalami kalah di putaran pertama yang akan dimainkan Minggu (25/7/2021) pukul 08.00 WIB.

"Masih ada peluang Melani/Mutiara melaju ke semifinal A atau B. Syaratnya, mereka harus masuk tiga besar pada babak ulangan," kata pelatih Tim Nasional (Timnas) Dayung Indonesia, Muhammad Hadris yang dihubungi Tim Media NOC Indonesia.

Pada babak penyisihan yang digelar di Sea Forest Water Way Tokyo, Jepang, Sabtu (24/7/2021), Melani/Mutiara mencatat waktu 7 menit 52,57 detik. Catatan waktu yang dicatat mereka di bawah waktu terbaiknya 7 menit 35,71 detik yang pernah dibuat di tempat yang sama.

"Ya, mereka tidak bisa mencapai waktu terbaiknya karena angin terlalu kencang dari kiri yang mengakibatkan laju perahu tidak maksimal. Mudah-mudahan kondisi angin bisa lebih baik dan mereka bisa mencatat waktu maksimal," katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum PB PODSi, Budiman mengatakan Melani/Mutiara tampil di Olimpiade untuk menambah pengalaman. Paalnya, mereka yang baru pertama tampil menghadapi pedayung kelas dunia.

"Mereka itu baru pertama tampil di Olimpiade dan lawan-lawan yang dihadapinya juga pedayung kelas dunia. Cukup berat peluangnya meraih medali. Jadi, Olimpiade 2020 Tokyo ini sebagai ajang mendapatkan pengalaman berharga,," katanya.

Usai Olimpiade ini, kata Budiman, Melani/Mutiara akan dipersiapkan untuk menghadapi SEA Games 2021 Vietnam yang pelaksanaanya ditunda pada tahun 2022 dan Asian Games 2022 China.

"Sekembalinya dari Tokyo, mereka akan kembali menjalani program latihan untuk SEA Games 2021 Vietnam dan Asian Games 2022 China. Dan, kita berharap mereka bisa meraih medali," ungkapnya. ***

Kategori:Gelanggang
wwwwww