Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
19 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
18 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
4
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
5
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
22 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
6
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
9 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Kalahkan India, WHO: Indonesia Jadi Pusat Covid-19 di Asia

Kalahkan India, WHO: Indonesia Jadi Pusat Covid-19 di Asia
Ilustrasi aktifitas warga menggunakan masker. (Foto: Reuters)
Jum'at, 23 Juli 2021 06:05 WIB

JAKARTA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan Indonesia menjadi negara dengan jumlah infeksi virus corona baru tertinggi di dunia, bersamaan dengan kasus kematian yang melonjak tinggi per 18 Juli kemarin.

Dilansir dari CNBC International, WHO mengatakan negara terpadat keempat di dunia ini telah melampaui India sebagai pusat baru virus corona di Asia. Data Our World in Data mencatat Indonesia melampaui India dalam kasus baru harian tertinggi per satu juta orang pada Juni lalu.

Pembaruan epidemiologi mingguan terbaru WHO mengatakan lebih dari 3,4 juta kasus baru dilaporkan secara global antara 12 hingga 18 Juli, karena banyak negara di seluruh dunia terus mengalami lonjakan.

Indonesia menduduki puncak daftar dengan jumlah infeksi baru terbanyak selama periode itu dengan 350.273 kasus. Jumlah ini meningkat 44% dari minggu sebelumnya. Diikuti oleh Inggris, Brasil, India, dan Amerika Serikat (AS).

Meski begitu, Indonesia masih tertinggal dari AS, India, dan 11 negara lain dalam total kasus infeksi. AS melaporkan lebih dari 34,22 juta kasus. Sementara India memiliki lebih dari 31,25 juta kasus. Sebagai perbandingan, RI telah melaporkan 2,98 juta infeksi sejauh ini.

Indonesia melaporkan rekor 1.449 kematian pada hari Kamis (21/7/2021) meskipun ada tindakan darurat yang bertujuan untuk membatasi penyebaran penyakit.

Menurut Our World in Data, Indonesia melaporkan angka tertinggi baru 56.757 kasus yang dikonfirmasi pada 15 Juli, dan infeksi menurun hampir setiap hari.

Selain itu Indonesia menguji jumlah rekor 188.551 orang pada 17 Juli. Angka itu turun menjadi 138.046 pada hari berikutnya dan menjadi 127.590 pada hari berikutnya.

Pada 20 Juli, 15,49% populasi Indonesia telah menerima setidaknya satu dosis vaksin, sementara sekitar 6% telah divaksinasi penuh.

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:CNBC
Kategori:Warga Bertuah, Balai Kota, Kuliner, Kesehatan
wwwwww