Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
12 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
12 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
4
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
5
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
15 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
6
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Balai Kota
17 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Terkait 54 Orang Meninggal Setelah Divaksin, Ini Jawaban Luhut

Terkait 54 Orang Meninggal Setelah Divaksin, Ini Jawaban Luhut
Dokter di Palembang meninggal sehari setelah divaksin Covid-19. (Facebook Prof Yuwono)
Kamis, 22 Juli 2021 20:47 WIB
JAKARTA - Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyinggung soal keefektifitasan vaksin Covid-19. Luhut mengklaim, mereka yang meninggal dunia akibat terpapar Covid-19 meskipun telah menjalani vaksinasi jumlahnya sangat sedikit.

Luhut mengungkapkan, berdasarkan data yang Ia peroleh seperti di wilayah DKI Jakarta, yang meninggal karena Covid-19 meski sudah divaksin angkanya sangat rendah, yaitu dari 5,1 juta sample, hanya 54 orang yang meninggal.

"Jadi ini angka hanya 0,21 persen. Dan itu rata-rata komorbid. Jadi saya berharap kita semua menyadari masalah vaksin ini satu hal yang penting," ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (21/7).

Luhut mengajak, agar masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan vaksin dan tidak ragu karena sangat penting dalam pencegahan Covid-19.

Disamping itu, Luhut menambahkan, langkah testing dan tracing juga tetap dikakukan oleh pemerintah karena sangat penting sehingga kasus Covid-19 dapat terdeteksi dan masa penyembuhan bisa lebih cepat.

"Testing tracing sangat penting sehingga bisa dideteksi dan tinggal penyembuhan lebih cepat 8 hari. Tetapi tingkat meninggalnya lebih cepat kalau penanganan tidak cepat, Saya harap ini jadi perhatian kita semua,” pungkasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Kesehatan, Balai Kota, Warga Bertuah
wwwwww