Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
11 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
3
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
17 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Viral.., Perempuan Cantik Mengaku Nyesal Divaksin, Demam Sampai 2 Minggu

Viral.., Perempuan Cantik Mengaku Nyesal Divaksin, Demam Sampai 2 Minggu
Perempuan Cantik Mengaku Nyesal Divaksin. (foto: Istimewa)
Rabu, 21 Juli 2021 05:52 WIB

JAKARTA - Seorang perempuan cantik bernama Dina menyampaikan pengakuan blak-blakan bahwa dirinya menyesal telah disuntik vaksin COVID-19.

Pengakuan itu ia sampaikan melalui video di TikTok @dynnadee. "Halo, nama gue Dina. Di sini gue mau bilang kalau gue bener-bener nyesal udah divaksin. Btw gue kemarin dapat vaksin yang Astrazeneca," katanya, seperti dilihat pada Selasa (20/7/2021).

Yang bikin ia menyesal adalah fakta bahwa meskipun ia dan rekan-rekan satu kantornya sudah divaksin, mereka tetap tak bisa bekerja karena ada aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat.

"Pemerintah di sini bilang gak boleh masuk kerja kalau belum vaksin. Oke. Kami satu kantor vaksin semua. Dan ternyata apa, tempat kerja kita ditutup dengan alasan PPKM. Jadi gue merasa vaksin ini gak berfungsi. Apa gunanya? Tetap aja kita gak boleh kerja, gak boleh cari nafkah. Itu satu," katanya.

Alasan kedua kenapa ia menyesal divaksin, kata dia, adalah karena setelah divaksin, ia justru mengalami demam. Bukan sehari atau dua hari, melainkan dua minggu.

"Vaksin ini benar-benar ngerugiin badan gue. Gue merasa jauh lebih sehat sebelum divaksin. Justru setelah vaksin dua minggu ini gue demam. Sakit. Hidung gak enak. Makan gak enak. Gue patuh bahkan gak kumpul-kumpul sama orang. Kenapa gue kayak begini? Mending gue gak usah vaksin deh kalau begini. Merugikan," katanya.

Di video yang lain, Dina juga menjelaskan bahwa dirinya bukannya tidak tahu soal efek samping setelah vaksin, sebagai respons atas komentar netizen yang menyebut dirinya cengeng dan kurang edukasi. "Eh, gue bukan kurang edukasi. Gue rajin baca Gue tahu efek samping itu. Tapi ini dua minggu lebih gue demam dan sakit itu rasanya gak enak," katanya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Kesehatan, Balai Kota, Warga Bertuah
wwwwww