Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
14 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
3
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
21 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
4
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
5
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  Kesehatan

Senator Minta Kemenkes Atasi Kelangkaan Tabung Oksigen di Papua dan Papua Barat

Senator Minta Kemenkes Atasi Kelangkaan Tabung Oksigen di Papua dan Papua Barat
Gas oksigen medis di rumah sakit. (foto: dok. gonews.co/dzulfiqar)
Rabu, 21 Juli 2021 14:03 WIB
JAKARTA - Anggota DPD RI dari Dapil Provinsi Papua Barat, Filep Wamafma mendesak Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin untuk segera merespons kelangkaan stok tabung oksigen di Papua dan Papua Barat.

"Kami harap segera ada kebijakan yang tepat dari Menkes menanggapi kasus kelangkaan tabung oksigen yang terjadi di Papua dan Papua Barat," kata Filep dalam pernyataan tertulis yang diterima Rabu,(20/7/2021).

Mengutip pernyataan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Robby Kayame, Dinkes sudah berkoordinasi dengan Bapak Gubernur melalui Bapak Sekda Papua. "Kami juga telah koordinasi dengan kabupaten atau RS yang stok oksigennya banyak, penderitanya tidak ada. Bagaimana relokasi, pergeseran oksigen ke daerah yang membutuhkan," kata Robby.

Sementara itu, Juru bicara Satgas Covid-19 Papua Barat, dr Arnold Tiniap menyampaikan, "Kebutuhan kami (RS Papua Barat) saat ini 80 sampai 85 tabung oksigen ukuran 2000 liter per hari. Belum lagi rumah sakit lain. Data yang kami terima, hampir 80 persen rumah sakit di Manokwari terisi pasien Covid-19,".***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Kesehatan
wwwwww