Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
14 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
3
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
21 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
4
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
5
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Inal dan Rasa Penasaran yang Belum Tuntas

Inal dan Rasa Penasaran yang Belum Tuntas
Rabu, 21 Juli 2021 23:03 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Pelatih Hangtuah, AF Rinaldo, menyimpan rasa penasaran yang belum tentu. Pria yang akrab disapa Inal itu ingin sekali lagi mengangkat performa tim dari bawah, hingga menjadi juara.

Target Inal itu sebetulnya hampir terjadi pada Indonesia Basketball League (IBL) 2020 bersama NSH Jakarta. Kala itu, NSH Jakarta memimpin klasemen sementara sebelum akhirnya liga dihentikan karena Covid-19.

Di IBL 2021, Inal gagal mengulangi hal yang sama bersama NSH Mountain Gold Timika. Hal itu yang  membuat Inal masih penasaran dan ingin menuntaskannya dengan Hangtuah musim depan.

“Saya masih punya hasrat besar di IBL. Boleh dibilang penasaran karena musim lalu itu tinggal sedikit lagi, tetapi liga dihentikan,” ujar Inal.

“Dengan Hangtuah ini saya bawa semangat yang sama. Hangtuah ada di dasar musim lalu, bila bisa mengangkat performa tim ini musim depan, maka saya akan puas sekali,” imbuhnya.

Tugas Inal di Hangtuah tentu tidak akan mudah. Apalagi, klub asal Ibu Kota itu baru saja ditinggal pengga pentingnya yakni Abraham Wenas.

Kini, Inal tengah mencari pengganti yang sepadan. Ia juga punya tugas memoles pemain muda lain seperti Fisyaiful Air dan Stevan Neno di tim. ***

Kategori:Gelanggang
wwwwww