Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
10 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
3
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
17 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  Mimbar Bertuah
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2021

Hambali Tolib Rindu Coto Makassar di Idul Adha

Hambali Tolib Rindu Coto Makassar di Idul Adha
Hambali Tolib. (Dok. Persebaya)
Rabu, 21 Juli 2021 11:15 WIB
Penulis: Azhari Nasution

SURABAYA - Pemain Persebaya Surabaya, Hambali Tolib memilih tetap bertahan di Surabaya dengan adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Makanya, gelandang Persebaya tidak bisa menjadikan momen libur Hari Raya Idul Adha untuk berkumpul bersama keluarga.

Dia merasakan Idul Adha kali ini berbeda dengan sebelum-sebelumnya karena kembali meningkatnya penyebaran virus Covid-19. Eks pemain Persela Lamongan itu berharap dapat kembali bertemu dengan Idul Adha berikutnya, dapat kembali berkumpul bersama keluarga besarnya dan bisa menunaikan kurban.

"Iya di sini (Surabaya), kesan lebaran Idul Adha ini sedikit berbeda dengan adanya situasi pandemi. Harapan nya kedepan bisa terus bertemu dengan Idul Adha dan bisa diberi rezeki lebih, untuk berkurban,” ungkap Hambali.

Merasakan lebaran Idul Adha jauh dari keluarga, Hambali mengaku rindu dengan masakan khas daerah asalnya Makassar, Coto Makassar. Dimana menu tersebut selalu menjadi hidangan utama saat berkumpul bersama keluarga merayakan lebaran.

“Coto Makassar, enggak ada yang lain. Iya karena itu makanan khas orang-orang Makassar jadi setiap hari raya pasti ada,” ujar pemain berusia 21 tahun itu.

Selama di Surabaya, Hambali tetap menjaga kondisi dengan melakukan latihan mandiri. Selain latihan mandiri, selama aktivitas tim diliburkan selama 3 hari, dia juga menjaga pola makan agar kondisi tubuhnya tetap ideal.

“Jaga kondisi saja, latihan mandiri. Jaga pola makan,  itu bagian penting seorang atlet,” tandasnya.

wwwwww