Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
11 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
3
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
18 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Diduga Depresi Istri Meninggal karena Covid, Camat di NTT Ditemukan Gantung Diri

Diduga Depresi Istri Meninggal karena Covid, Camat di NTT Ditemukan Gantung Diri
Ilustrasi Gantung Diri. (foto: istimewa)
Rabu, 21 Juli 2021 18:50 WIB

SUMBA TIMUR - DRM (45) ditemukan tewas di kamar belakang rumah panggung orang tuanya, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). DRM merupakan salah satu camat di Kota Waingapu.

"Diduga bunuh diri dengan cara gantung diri," kata Kabid Humas Polda NTT, Kombes Rishian Krisna saat dikonfirmasi, Rabu (21/7/2021).

Jasad DRM ditemukan pada Selasa, 20 Juli 2021, pukul 11.30 WITa. Polisi telah memeriksa beberapa saksi dan mendapati keterangan DRM sempat meminta untuk ditinggalkan sendiri di rumah, dengan alasan mau istirahat.

"Sekitar pukul 11.20 WITa, korban menyuruh saksi atas nama Klemens dengan saksi atas nama Lukas menutup semua pintu dan jendela rumah panggung, dengan alasan untuk istrahat," jelas Krisna.

Krisna menyebut saksi lainnya yakni Kornelis datang ke rumah orang tua korban dan tak mendapati adanya penghuni di dalam rumah. Kornelis kemudian menemui Klemens dan Lukas. "Saat kedua saksi masuk di dalam kamar milik saksi Lukas, kedua saksi mendapati korban yang sedang tergantung," terang Krisna.

"Melihat kejadian tersebut kedua saksi berteriak sambil menangis," sambung Krisna.

Krisna menyampaikan berdasarkan keterangan keluarga, DRM mengalami sulit tidur, sering menyendiri dan menutup diri dengan keluarga sejak istrinya meninggal karena COVID-19. DRM diduga depresi kemudian nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri.

"Tidak ada yang mengetahui motif dari korban melakukan bunuh diri. Berdasarkan keterangan pihak keluarga korban mengatakan bahwa setelah istri korban meninggal dunia karena COVID-19 pada 20 Mei 2021. Korban kepikiran, susah tidur, sering menyendiri dan jarang berkomunikasi dengan pihak keluarga," ungkap Krisna.

"Dimungkinkan korban mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri dikarenakan depresi semenjak meninggalnya istri korban karena COVID," imbuh Krisna.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:GoNews Group, Warga Bertuah
wwwwww