Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
11 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
3
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
18 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  Balai Kota

Penjelasan Kemenkes soal Vaksinasi Covid-19 oleh BIN

Penjelasan Kemenkes soal Vaksinasi Covid-19 oleh BIN
Ilustrasi vaksinasi dor to dor. (gambar: ist.)
Selasa, 20 Juli 2021 20:41 WIB
JAKARTA - Jurubicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes RI, dr. Siti Nadia Tarmizi menyatakan, BIN mengkoordinasi langsung teknis pelaksanaan vaksinasi Covid-19 kepada jajarannya bersama Pemda (pemerintah daerah).

"Ini (koordinasi, red) dilakukan oleh BIN," kata Nadia kepada GoNEWS.co, sebagaimana dikutip Selasa (20/7/2021).

Dalam mendukung agenda vaksinasi oleh BIN ini, kata Nadia, Bin mendapatkan vaksin lansung dari pemda propinsi.

Adapun mengenai metode vaksinasi, kata Nadia, metode door to door dipilih sebagai wujud jemput bola vaksinasi guna mempercepat vaksinasi Covid-19 dan mencapai herd immunity atau kekebalan komunal.

Sasaran calon penerima vaksin dalam vaksinasi yang dilaksanakan oleh BIN, Nadia menegaskan, "Tetap berdasarkan NIK (Nomor Induk Kependudukan)".

"Untuk proses vaksinasi targetnya sekitar 12000 remaja 12-17 tahun di 6 provinsi yakni, Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten, Riau, Kalimantan Timur dan Sulawesi Selatan," kata Nadia.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:GoNews Group, Kesehatan, Kampus, Balai Kota
wwwwww